Bandara Dubai Wajibkan Pelancong Kenakan Masker Medis, Jangan Pakai yang Lain

Salsabila Jihan, Jurnalis · Sabtu 27 Februari 2021 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 27 406 2369255 bandara-dubai-wajibkan-pelancong-kenakan-masker-medis-jangan-pakai-yang-lain-x3OkQXlakl.JPG Ilustrasi (Foto: Freepik)

BAGI para pelancong yang hendak melakukan perjalanan melalui Bandara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) disarankan untuk tidak menggunakan bandana maupun syal sebagai masker.

Salah satu maskapai ternama Emirates juga telah membagikan selebaran yang berisikan informasi untuk menghindari penggunaan masker plastik.

Sebagai gantinya, para penumpang harus menggunakan masker medis atau masker bedah untuk memastikan perlindungan maksimal.

Baca juga: Tes Pramugari Wajib Lepas Busana? Ini Lho Faktanya

Dikutip dari cuitan Twitter maskapai yang berbasis di Dubai itu pada Rabu, 24 Februari 2021, masker khusus juga kemungkinan diperlukan dalam perjalanan, namun tergantung pada tujuan penumpangnya.

"Karena peraturan pemerintah setempat, hanya penggunaan masker medis yang diterima dalam penerbangan dari Dubai menuju Jerman, Prancis, dan Austria," kata pihak maskapai melalui situs resminya melansir Khaleej Times.

Selain itu, penumpang juga harus menggunakan masker medis di seluruh Bandara Internasional Dubai selama boarding, selama di dalam penerbangan, hingga pada saat meninggalkan pesawat.

Baca juga: Ternyata Pesawat Tak Pernah Melintasi Kutub Utara dan Selatan, Kenapa?

Namun ada pengecualian untuk penumpang yang tidak perlu menggunakan masker, seperti anak-anak di bawah usia enam tahun dan penumpang yang memiliki kondisi medis tertentu.

"Jika karena alasan medis Anda tidak dapat memakai masker selama perjalanan, Anda harus melengkapi data Formulir Informasi Medis (MEDIF) sebelum penerbangan," tutupnya.

Berikut daftar penumpang dengan kondisi kognitif, intelektual, atau sensorik yang berlaku:

- Parkinson

- Alzheimer

- Demensia

- Hidrosefalus

- Down Syndrome

- Keterlambatan perkembangan atau gangguan perkembangan

- Autisme

Selain itu untuk penumpang yang membutuhkan oksigen tambahan atau memiliki gangguan pernapasan seperti berikut:

- Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)

- Gagal jantung

- Fibrosis kistik

- Asma.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini