Pelaku Pariwisata Bali Divaksin Covid-19, Cok Ace: Ini Hari Bersejarah

Antara, Jurnalis · Minggu 28 Februari 2021 01:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 27 406 2369483 pelaku-pariwisata-bali-divaksin-covid-19-cok-ace-ini-hari-bersejarah-OSDS6radw5.JPG Wagub Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Foto: Instagram/@pemprov_bali)

WAKIL Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengapresiasi dan menyambut baik pemberian vaksin Covid-19 bagi pelaku pariwisata di daerah setempat. Ia menilai vaksinasi tersebut menjadi solusi penting mempercepat pemulihan ekonomi.

"Hari ini sangat bersejarah, di mana vaksinasi bagi pelaku pariwisata mulai dilakukan," kata Wagub Bali saat mendampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Sabtu, 27 Februari 2021.

Menurut pria yang akrab disapa Cok Ace itu, dengan berbagai upaya yang ditempuh, baik itu vaksinasi, penerapan 3T (tracing, testing dan treatment) serta pelaksanaan protokol kesehatan yang disiplin, pihaknya berharap pandemi segera berakhir dan pariwisata akan kembali bangkit.

Baca juga: Sandiaga Uno: Kepala Daerah Ujung Tombak Pemulihan Pariwisata

Pemprov Bali, lanjut dia, sebagai upaya untuk pemulihan pariwisata Bali dari dampak pandemi membagi menjadi tiga tahapan. Tahap pertama sudah dilakukan 31 Juli 2020 dengan membuka wisatawan domestik.

"Astungkara (atas izin Tuhan-red) pertumbuhan ekonomi Bali kelihatan kuartal per kuartalnya," ucapnya.

Diawali dengan protokol CHSE yang ketat, ujar Cok Ace, sekarang menuju pada tahap kedua sejenis travel bubble tetapi polanya Free Covid Corridor. Jika FCC berhasil, baru masuk ke tahap ketiga, yakni pariwisata dibuka lebih lebar lagi.

Sementara itu, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan pihaknya mengapresiasi serta berterima kasih bagi seluruh pihak yang telah berdedikasi untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi Covid-19.

Ia berharap kegiatan vaksinasi bagi pelaku pariwisata ini dapat memberikan kepercayaan bagi dunia internasional akan keseriusan dalam upaya menekan kasus Covid-19. Selain itu, upaya lainnya, seperti melakukan 3T (tracing, testing, treatment) secara masif serta mendorong penerapan Free Covid Coridor bagi para wisatawan terus dilakukan.

Seusai meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi pelaku pariwisata, Menparekraf didampingi Wagub Bali, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab dan lainnya berkesempatan meninjau persiapan layanan vaksinasi drive-thru, merupakan layanan vaksinasi pertama di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara.

Program vaksinasi kali ini menyasar sekitar 5.000 pekerja pariwisata, transportasi publik dan mitra pengemudi online yang dilakukan secara bertahap dalam lima hari ke depan.

Pelaksanaan vaksinasi dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Para penerima vaksin harus melakukan registrasi, kemudian dilakukan skrining dan dilanjutkan dengan penyuntikan vaksin.

Seusai menerima suntikan vaksin dilanjutkan dengan observasi selama 30 menit kepada para peserta dan di bagian akhir para peserta vaksin akan menerima sertifikat sebagai bukti telah menerima vaksin Covid-19 tahap pertama.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini