Batu Unik Ini Terbentuk dari Letusan Dahsyat Gunung Toba

Antara, Jurnalis · Minggu 28 Februari 2021 06:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 27 406 2369496 batu-unik-ini-terbentuk-dari-letusan-dahsyat-gunung-toba-dxWn8RY9qe.JPG Batu Basiha terbentuk dari letusan Gunung Api Toba ratusan tahun lampau (Foto: Antara)

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Toba, Provinsi Sumatra Utara berencana mengembangkan Geosite Batu Basiha dan kawasan sekitarnya menjadi lokasi ekowisata dan agrowisata dalam upaya menarik lebih banyak wisatawan.

Geosite Batu Basiha yang terletak di Desa Aek Bolon, Balige, Kabupaten Toba merupakan satu di antara 16 geosite yang telah diakui Dewan Eksekutif United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada 7 Juli 2020 menjadi anggota UNESCO Global Geopark.

Baca juga: Pohon Berusia 20 Juta Tahun Ditemukan Utuh di Pulau Ini

“Di sana ada sawah, ada juga kehidupan sehari-hari masyarakat. Jadi, ini akan digabungkan dengan agrowisata maupun ekowisata yang ada di sana," ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Toba, Jhon Piter Silalahi.

Geosite Batu Basiha merupakan salah satu situs peninggalan sejarah yang terbentuk dari pecahan batu akibat letusan Gunung Api Toba pada ratusan tahun lalu.

Tokoh Adat Desa Aek Bolon Timbul Napitupulu mengatakan, nama Batu Basiha diambil dari bahasa batak yaitu Batu Sian Hau yang artinya batu dari kayu.

Infografis Danau Toba

Berdasarkan mitologi masyarakat, Batu Basiha terbentuk dari tumpukan kayu yang rencananya untuk membangun sebuah rumah adat batak oleh nenek moyangnya yaitu oppung Manggak Napitupulu, namun setelah tersambar petir tumpukan kayu tersebut berubah menjadi batu.

Sebelum disambar petir, sosok seekor harimau juga sempat mengingatkan agar nenek moyang tidak membuat rumah adat di tempat tersebut, sehingga mengurungkan niat untuk membangunnya.

Sementara itu, Kepala Desa Aek Bolon, Dapot Simanjuntak menyebutkan, sebagian banyak masyarakat memang masih meyakini mitos tersebut sebagai sebuah peringatan untuk menjaga alam dan tidak merusak lingkungan.

Pihaknya bersama pemerintah kabupaten juga telah membangun jalan setapak menuju kawasan Geosite Batu Basiha, sehingga semakin menarik wisatawan untuk datang melihat warisan geologi tersebut.

"Dulu ceritanya ini memang dari mitos tapi sesuai dengan penelitian ini letusan dari Gunung Toba karena itu ke depannya ini mau dikembangkan jadi daerah wisata aek bolon ini," kata Dapot.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini