Sandiaga Uno Ungkap Fakta Kondisi Pariwisata Indonesia yang Memprihatinkan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 01 Maret 2021 16:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 01 406 2370279 sandiaga-uno-ungkap-fakta-kondisi-pariwisata-indonesia-yang-memprihatinkan-yfsJH4P4KR.jpg Menparekraf Sandiaga Uno bersama pelaku wisata di Bali. (Foto: Instagram sandiuno)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno tidak memungkiri sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi sektor yang paling terdampak Covid-19. Namun demikian, kini membutuhkan langkah-langkah pemulihan yang tepat.

Terutama bagi daerah-daerah yang menjadikan pariwisata sebagai ujung tombak perekonomian. Sepanjang 2020, ekonomi pariwisata Indonesia mengalami penurunan hingga 12%.

Baca Juga: Doyan Bakmi, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Minta Rekomendasi Sandiaga Uno

"Perlu diketahui pula bahwa sekitar 80% ekonomi di Bali itu bergantung pada pariwisata. Alhasil, sekarang banyak warga yang kehilangan mata pencahariannya," kata Sandiaga dalam webinar bertajuk 'Vaksin Datang Pariwisata Gemilang', Senin (1/3/2021).

 bali

Lebih lanjut, ia menjelaskan, kondisi perekonomian Bali saat ini juga sangat memprihatikan. Pada 2020 lalu, Bali menjadi provinsi terbawah dari 34 provinsi dengan tingkat pertumbuhan ekonomi paling rendah hingga -9%.

Kendati demikian, Sandiaga tetap optimis di tahun 2021 ini, sektor pariwisata akan bangkit kembali seiring dengan dijalankannya proses vaksinasi terhadap pelaku parrkraf. Namun ia mengimbau agar pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat untuk bekerjasama menyukseskan program tersebut.

Baca Juga: Jokowi Ingin Pariwisata Bangkit Lagi Usai Vaksinasi COVID-19

"Kita harus gerak cepat pulihkan sektor ini, gak bisa sendiri-sendiri. Harus garap semua potensi. Vaksinasi itu satu dari beberapa pilar. Jangan terlena, tetap harus disiplin terapkan 3 M dan 3T," kata Sandiaga.

"Saya melihat khusus Bali, konsensus analis bahwa 2021 kita akan bangkit kita akan rebound. Prediksi World Bank, ekonomi kita tumbuh positif 3,1 %. Data IMF menyebut ekonomi kita tumbuh 4,8 % di tahun 2021, dan 6 % di tahun 2020. Kita harus optimis," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini