10 Hal yang Harus Dihindari saat Liburan di India, Apa Saja?

Fatha Annisa, Jurnalis · Kamis 04 Maret 2021 00:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 406 2371634 10-hal-yang-harus-dihindari-saat-liburan-di-india-apa-saja-301R3rBw2L.jpg Turis di Taj Mahal, India (PTI/Theweek.in)

INDIA terkenal dengan industri hiburan dan Taj Mahal yang berdiri megah di Agra. Negeri Bollywood juga kesohor dengan aneka kuliner khasnya. Dengan segala keunikannya, India termasuk salah satu negara tujuan wisatawan dunia.

Masyarakat India juga memegang teguh adat, budaya dan tradisinya. Mereka punya norma-norma yang dijunjung tinggi.

Baca juga:  India Buka Kembali Situs Suci untuk Wisata Ziarah pada Mei 2021

Nah, sebelum berkunjung ke India, Okezoners ada baiknya mempelajari sekilas hal-hal kebiasaan masyarakat setempat serta kearifan lokalnya. Jadi saat berada di sana nanti lebih mudah beradaptasi.

Melansir dari YouTube Mohd. Agoes Aufiya, Okezone telah merangkum 10 hal yang sebaiknya tidak dilakukan jika Anda berkunjung di India. Berikut ulasannya:

1. Perempuan Jangan Pakai Busana Terlalu Terbuka

Mayoritas wanita India masih mengenakan pakaian tertutup. Biasanya mereka menggunakan Kurti, atau pakaian tradisional India yang panjangnya selutut dan berukuran agak lebih besar dibanding ukuran tubuh.

Sebagian dari mereka juga menggunakan sejenis kain bernama Sari yang pasti sering Anda lihat di serial TV India. Jarang sekali perempuan India menggunakan pakaian yang memamerkan belahan dada atau bagian kaki.

ilustrasi

Ibu-ibu di India (BBC)

Terlepas dari menghormati budaya yang ada, dengan menggunakan pakaian yang sopan akan membuat Anda tidak menjadi pusat perhatian para laki-laki India.

Baca juga: Stasiun Kereta Api dengan Fasilitas Mewah Segera Hadir, Gak Kalah Dibanding Bandara!

Bahkan sekitar 2016, kementerian di India sudah mengeluarkan peringatan bagi turis asing untuk berbusana sesopan mungkin. Terlebih kasus pemerkosaan di India tergolong tinggi.

2. Jangan Makan Daging Sapi di Depan Publik

Sapi di India merupakan hewan yang sangat dihormati dan disucikan, terutama di kota-kota yang ada di utara India seperti New Delhi. Oleh karenanya, sungguh tidak etis jika Anda membawa bekal berupa daging sapi dari tanah kelahiran dan memakannya di depan publik. Orang-orang India tentu akan marah.

Turis juga dilarang keras mengolok-olok atau mengganggu sapi-sapi yang berkeliaran di India. Karena itu juga merupakan sikap yang sangat tidak sopan di mata masyarakat India.

ilustrasi

Tradisi warga di India (Reuters)

3. Sebaiknya Hindari Street Food

Kuliner India memang beragam. Harga yang ditawarkan pun lumayan miring, apalagi makanan-makanan yang dijajakan di pinggir jalan. Namun, jangan sampai tergiur dengan harganya, ya Okezoners!

Jajanan India pinggir jalan kadang cenderung mengabaikan faktor kebersihan. Baik dari segi pembuatan maupun tempat penjualan. Bagi Anda yang perutnya sensitif, lebih baik menghindari makanan-makanan tersebut.

Jika pun tergiur ingin mencoba, carilah yang lebih higenis.

4. Standar Sopan Santun Indonesia dan India Berbeda

Sebagian masyarakat India biasa melakukan hal yang mungkin saja dianggap tidak sopan di Indonesia, antara lain tidak mengucapkan terima kasih, maaf, atau memberikan uang kembalian dengan cara dilempar.

Untuk itu, jangan mempermasalahkan tindakan tersebut ketika Anda berkunjung ke India. Terlebih sampai memperdebatkannya.

5. Jangan Minum Air Keran yang Difilter

Di India ada keran yang airnya dapat dikonsumsi secara gratis. Pada musim panas, air tersebut akan terasa dingin. Sungguh cocok untuk melepas dahaga, bukan?

Namun sebaiknya, pelancong menghindari air tersebut. Hal ini dikarenakan filter pada beberapa sumber air itu tidak dibersihkan secara berkala. Disarankan turis membeli air botol yang masih dikemas dengan rapi demi menjaga kebersihan dan kesehatan.

6. Tidak Membicarakan Hal Berbau Politik atau Agama

India punya banyak sekali penduduk yang memiliki preferensi politik sangat kuat. Saat mendukung satu partai politik, mereka cenderung bersikap fanatik. Partai politik di India pun sangat berkaitan dengan kasta dan agama.

Maka dari itu, turis diharapkan tidak ikut campur dalam urusan politik mereka dan tidak mengeluarkan kata-kata yang dapat mengundang perbedaan pendapat secara politik dan agama.

7. Jangan Secara Terbuka Mendukung Negara Pakistan

Saat berkunjung ke India, sebaiknya Anda tidak membicarakan hal-hal positif tentang Pakistan. Apalagi sampai terang-terangan mengatakan bahwa Anda mendukung negara tersebut.

Hal ini dapat meresahkan masyarakat lokal dan membuat mereka kesal. Bahkan, pemerintah India melarang orang-orang yang ada di India mengenakan jersey atau baju tim kriket Pakistan.

Konflik India-Pakistan sudah terjadi puluhan tahun. Ketegangan antarmiliter kedua negara sering terjadi di Kashmir.

8. Jangan Mudah Percaya dengan Orang Lain

Di tempat-tempat ramai turis, banyak sekali penipu ulang yang sudah siap menjadikan Anda target selanjutnya. Untuk menghindari hal tersebut, janganlah mudah percaya pada orang yang secara tiba-tiba menawarkan bantuan atau hal lain.

Bantuan yang ditawarkan biasanya untuk mengambil gambar atau menunjukan jalan ke suatu tempat. Nantinya, mereka akan meminta bayaran dengan jumlah yang agak tidak masuk akal.

9. Jangan Bersikap Terlalu Bersahabat

Menjaga sopan santun memang perlu, namun jangan sampai sopan santun Anda diartikan berbeda oleh orang India. Sebagai pendatang, usahakan menunjukkan sikap yang tegas pada masyarakat lokal India. Jangan membuat mereka merasa bahwa Anda lebih inferior dibanding mereka. Hal ini tentu akan merugikan dan membahayakan untuk Anda.

Khususnya untuk kaum hawa, jangan bersikap terlalu bersahabat dengan pria di India. Sikap tersebut bisa saja membuat mereka salah menginterpretasikan maksud Anda dan malah mengira Anda menyimpan rasa untuknya.

Terlalu bersahabat juga membuat pria India menganggap Anda lemah, yang kemudian memberanikan mereka melakukan hal-hal kurang wajar.

10. Jangan Lengah Masalah Kembalian Uang

Orang asing sering kali dianggap belum terlalu paham dengan mata uang India. Keadaan ini lantas dimanfaatkan oleh pedagang-pedagang nakal yang ingin meraup untuk sebesar-besarnya. Hitung baik-baik uang kembalian yang sudah menjadi hak Anda.

Selain itu, turis juga harus memperhatikan betul nominal uang yang diberikan kepada pedagang atau petugas di sekitar Bandara. Jika Anda memberikan uang sambil sibuk melirik ke sana-sini atau berbincang dengan teman, bukan tidak mungkin uang Anda ditukar dengan nominal yang lebih rendah.

Akhirnya, Anda akan diminta untuk membayar lagi karena uang yang diberikan dikatakan belum cukup.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini