Kagumi Eksotisme Lombok, Sandiaga Uno: Pokoknya Maju Terus!

Antara, Jurnalis · Kamis 04 Maret 2021 01:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 406 2371882 kagumi-eksotisme-lombok-sandiaga-uno-pokoknya-maju-terus-yizlmsoUzo.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Instagram/@sandiuno)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengagumi eksotisnya Pulau Lombok di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia mengakui jika Lombok sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia.

"Saya sudah datang ke Lombok, NTB. Destinasinya eksotis, makanya kita terus dukung," ujar Sandi melalui virtual dalam rangka menyemarakkan kampanye Karya Kreatif Indonesia (KKI) Eksotisme Lombok, sebagai bagian dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang dipusatkan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, Rabu, 3 Maret 2021.

Baca juga: Sandiaga Uno Optimistis Program 'Exotisme Lombok' Bisa Pulihkan Ekonomi Indonesia

Selain mengagumi potensi destinasi Lombok secara umum, Sandiaga mengaku jatuh hati dengan keindahan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah sebagai salah satu kawasan destinasi super prioritas (DSP) nasional. Yang mana di kawasan ini nantinya menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP.

"Saya sudah coba destinasinya mulai berenang, bersepeda dengan melakukan triathlon di Mandalika. Pokoknya maju terus NTB dan Lombok," ujar Sandi.

Pantai Kuta Mandalika, Lombok

Pantai Kuta Mandalika (Foto: Antara)

Namun demikian, dirinya mengingatkan bahwa Lombok atau Mandalika dikenal sebagai destinasi wisata prioritas.

Melainkan dengan keberadaan Mandalika juga bisa membangkitkan dan memberikan harapan kepada produk kreatif di NTB untuk bisa dikenal dunia.

"Kita di pariwisata bukan hanya melihat Mandalika sebagai satu destinasi pariwisata prioritas tapi bagaimana kita membangkitkan dan memberikan harapan kepada produk kriya yang dimiliki bisa mendunia," terang Sandi.

Oleh karenanya, dalam membangkitkan produk kriya hasil UMKM di NTB kata Sandi, perlu ada sentuhan digitalisasi sehingga produk yang dihasilkan bisa diterima secara global.

"Kuncinya sebuah produk bisa mendunia tidak ada cara lain yakni harus digitalisasi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini