Amsterdam Jadi Kota Tersehat di Dunia, Jakarta Peringkat 17

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Kamis 04 Maret 2021 12:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 406 2372162 amsterdam-jadi-kota-tersehat-di-dunia-jakarta-peringkat-17-0wbqCwgEpy.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

AMSTERDAM, ibu kota Belanda dinobatkan jadi kota tersehat di dunia. Hal ini berdasarkan riset yang dilakukan oleh lembaga riset YouGov yang berbasis di Inggris.

Tim YouGov di Lenstore telah menganalisis 44 kota di seluruh dunia untuk mengungkap kota dengan gaya hidup sehat dan menyeluruh. Setiap kota telah diberi skor di 10 aspek hidup sehat.

10 aspek tersebut adalah tingkat obesitas, harapan hidup, jam sinar matahari, kualitas udara dan air, tingkat kebahagiaan, rata-rata jam kerja per minggu, jumlah aktivitas luar ruangan, jumlah opsi dibawa pulang, biaya rata-rata keanggotaan gym bulanan, dan biaya rata-rata sebotol air.

Baca Juga: Masuk Arab Saudi di Musim Haji 2021, Wajib Suntik Vaksin COVID-19!

“Kami mengumpulkan data di 10 aspek untuk 44 kota di seluruh dunia. Masing-masing aspek ini diberi skor dan digabungkan untuk memberikan skor total pada setiap kota dari 100. Skor ini kemudian digunakan untuk menentukan peringkat 44 kota untuk menentukan mana yang terbaik untuk hidup sehat,” ungkap tim YouGov di Lenstore dalam lamannya.

 amsterdam

Amsterdam yang berhasil meraih posisi teratas mungkin tidak terlalu mengejutkan, mengingat reputasi kota ini yang ramah bagi para pesepeda. Masyarakat Belanda, terutama Amsterdam lebih memilih bepergian dengan sepeda, jalan kaki, atau menggunakan transportasi umum.

Terbukti dari tingkat obesitasnya yang rendah hanya 20,4 persen. Sebotol air di Amsterdam yaitu sebesar 2.20 Euro atau sekira Rp38 ribu.

Meski ibu kota Belanda mungkin hanya menawarkan jumlah jam gerak terbatas, yaitu hanya 1,858 jam per tahun, dan biaya yang relatif tinggi untuk keanggotaan gym bulanan (sekitar 39 euro atau sekira Rp670 ribu), namun kota ini memiliki kelebihan yaitu rata-rata jam kerja yaitu 1.434 jam per minggu. Hal ini relatif rendah dan sejumlah besar aktivitas luar ruangan yang ditawarkan untuk penduduk lokal sebanyak 422 aktivitas.

Sementara itu, Jakarta menempati posisi ke-17 mengalahkan Tokyo di peringkat 29, Brussels (33), dan London (38) Jakarta memiliki tingkat obesitas yang terbilang rendah yakni 6,9 persen dan angka harapan hidupnya adalah 68,5 tahun.

Terdapat 114 aktivitas luar ruang yang dapat dilakukan dan ada 833 tempat yang dapat dikunjungi masyarakat untuk melakukan aktivitas luar ruang.

Untuk keanggotaan gym, rata-rata orang di Jakarta harus mengeluarkan Rp 514 ribu untuk gym. Jumlah yang terbilang murah dibandingkan kota lain seperti Madrid atau Seoul, yang peringkatnya berdekatan. Namun sayangnya, penilaian untuk kualitas udara di Jakarta masih sangat rendah dengan total skor 84,39.

Berikut daftar 44 kota tersehat di dunia:

1. Amsterdam

2. Sydney

3. Wina

4. Stockholm

5. Copenhagen

6. Helsinki

7. Fukuoka

8. Berlin

9. Barcelona

10. Vancouver

11. Melbourne

12. Beijing

13. Bangkok

14. Buenos Aires

15. Toronto

16. Madrid

17. Jakarta

18. Seoul

19. Frankfurt

20. Jenewa

21. Tel Aviv

22. Istanbul

23. Kairo

24. Taipei

25. Los Angeles

26. Mumbai

27. Boston

28. Dublin

29. Tokyo

30. Chicago

31. Hong Kong

32. Shanghai

33. Brussels

34. San Fransisco

35. Paris

36. Sao Paulo

37. Zurich

38. London

39. Johannesburg

40. Milan

41. Washington, D.C.

42. New York

43. Moscow

44. Mexico City

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini