Pandemi Covid-19 Tak Juga Kelar, 25 Travel Agent di AS Minta Bantuan Dana

Gracella Kezia, Jurnalis · Jum'at 05 Maret 2021 01:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 406 2372309 pandemi-covid-19-tak-juga-kelar-25-travel-agent-di-as-minta-bantuan-dana-ng87DasVyT.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

PANDEMI Covid-19 membuat hampir seluruh sektor pariwisata merintih kesusahan. Hal ini terjadi bukan hanya di negara kita, melainkan di seluruh penjuru dunia.

Persekutuan Bangsa-Bangsa pun mengumumkan bahwa pandemi ini telah mengakibatkan penurunan pariwisata internasional sebesar 65% pada 2020, yang diketahui melalui Voice of America.

Baca Juga: Masuk Arab Saudi di Musim Haji 2021, Wajib Suntik Vaksin COVID-19!

 AS

World Travel & Tourism Council juga menyatakan, kontribusi sektor pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto Amerika Serikat mencapai 8,6% total ekonomi negara terhitung pada tahun 2019. Angka tersebut melewati pendapatan ekonomi yang dihasilkan oleh sektor otomotif dan agrikultur.

Dilansir melalui Travel Pulse, sejumlah 25 perusahaan perjalanan mengirimkan surat permintaan bantuan ke pemerintah federal terhadap wakil Florida di D.C. terkait bantuan untuk para perusahaan perjalanan yang terpuruk akibat pandemi yang dialami seluruh penjuru dunia, salah satunya adalah negeri Paman Sam ini.

Dalam surat tersebut terdapat bagian permintaan bantuan untuk agen perjalanan akibat ditutupnya Pelabuhan Kanada pada musim pelayaran Alaska yang merupakan salah satu sumber serta tujuan wisatawan baik asing maupun lokal.

American Society of Travel Agents melampirkan data yang menunjukkan penurunan pemasukan sebesar 82% pada 2020 apabila dibandingkan dengan 2019. Hal itu sangat berdampak bagi sektor ini karena terhitung hingga 60% travel agency, telah memutuskan hubungan kerja terhadap para karyawannya akibat kesulitan yang dirasakan.

Surat tersebut juga mengingatkan bahwa hampir seluruh agen pariwisata di Amerika Serikat merupakan bisnis kecil di bawah naungan Small Business Administration’s serta lebih dari setengahnya adalah kepemilikan serta dioperasikan oleh wanita.

Apabila bisnis pariwisata tidak dengan cepat dibantu, akan terjadi banyak kerugian serta tutupnya bisnis-bisnis kecil tersebut dan juga mengakibatkan bertambahnya populasi tanpa pekerjaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini