Sandiaga Uno Harap Wisata Otomotif Bisa Populerkan Destinasi Super Prioritas

Antara, Jurnalis · Kamis 04 Maret 2021 17:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 406 2372422 sandiaga-uno-harap-wisata-otomotif-bisa-populerkan-destinasi-super-prioritas-09vMBTloyn.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Instagram/@sandiuno)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno berharap program automotive lifestyle tourism atau wisata otomotif dan gaya hidup dapat mempopulerkan destinasi wisata super prioritas Indonesia. Yaitu dengan menciptakan magnet modifikasi otomotif dan budaya (heritage).

"Untuk mewujudkan kolaborasi ini, meliputi industri otomotif, aftermarket hingga lifestyle, harus terus berinovasi. Selain itu, juga mendorong kolaborasi dengan Kementerian Perindustrian supaya dapat meneruskan misi besar di industri ini," kata Sandiaga dalam Forum Group Discussion (FGD) bersama National Modificatior and Aftermarket Association (NMAA).

Ia mengapresiasi pelaku industri otomotif dan modifikasi di Tanah Air yang tidak pernah kehabisan ide untuk terus berkreasi menelurkan karya-karya terbaik meski dihantam dampak pandemi dan ketidakpastian situasi perekonomian saat ini.

Baca juga: Sandiaga Uno, Erick Thohir dan Nadiem Makarim Kolaborasi Kembangkan Pariwisata

"Saya pribadi terkesan cerita positif dan harapan kawan-kawan di industri otomotif dan modifikasi yang terdiri dari pelaku UKM kreatif. Karena itu, kami terus memotivasi para pelakunya sebagai pandemic winner di masa sulit saat ini," kata dia.

Pihaknya lanjut Sandi, sedang berupaya untuk dapat menggelar acara (event) secara hybrid, demi menggairahkan kembali industri kreatif di tengah pandemi Covid-19.

Sandi menyebut bahwa sebelumnya sudah ada diskusi dengan pihak terkait supaya dapat menggerakkan industri kreatif yang belakangan ini sedang dalam masa sulit.

Baca juga: Sandiaga Uno Dukung Pengembangan Wisata Berbasis Otomotif

"Lebih lanjut, Kemenparekraf mendorong pelaku event dalam menggelar acara dengan persentase 70 persen event murni dan sisanya hybrid. Langkah ini merupakan bagian dari adaptasi di masa pandemi," terang dia.

Kondisi tersebut, diakuinya akan mulai digelar pada kuartal tiga atau empat secara terbuka. Apalagi promosi sejumlah destinasi wisata super prioritas juga akan menggandeng penyelenggara event terutama di tempat wisata ikonis.

Tidak menutup kemungkinan dari segi event akan berkolaborasi dengan gelaran Indonesia Modification Expo (IMX) yang digagas NMAA.

"Potensi industri otomotif dan aftermarket di Indonesia saat ini harus mampu menjawab tuntutan zaman. Sebab bagi khalayak Indonesia, expo modifikasi dianggap sebagai pengalaman baru," ujar Founder NMAA sekaligus IMX Project Director, Andre Mulyadi.

Sejak digelarnya IMX pada 2018, Indonesia memiliki expo modifikasi sendiri. Bahkan, pada tahun 2020, gelaran IMX diadakan secara virtual, dan menghadirkan terobosan event otomotif daring/virtual pertama di Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini