Dispar Kaltim Gelar Tourism Virtual Expo 2021, Ada Kerajinan hingga Kuliner

Antara, Jurnalis · Jum'at 05 Maret 2021 18:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 05 406 2372743 dispar-kaltim-gelar-tourism-virtual-expo-2021-ada-kerajinan-hingga-kuliner-RZkytroiw8.JPG Kadispar Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni (Foto: Antara/Arumanto)

DALAM upaya kembali menggeliatkan pariwisata, Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) bersama dengan dinas terkait kabupaten dan kota serta stakeholders berencana menggelar Kaltim Tourism Virtual Expo, Discover East Borneo 2021. Nantinya akan disediakan 20 stan pada event tersebut.

"20 stan pameran virtual kita sajikan dengan menampilkan daya tarik wisata Kaltim," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni.

Baca juga: Kaya Potensi Wisata, Luhut Minta Pembangunan Infrastruktur di Yogyakarta Rampung 2024

Dijelaskannya, wisata virtual sekaligus launching Calender of Events Kalimantan Timur 2021, dilaksanakan selama satu bulan, yakni sejak 1 Maret hingga 1 April 2021.

Pameran virtual ini diikuti Dinas Pariwisata Kaltim dan Kabupaten/Kota di Kaltim, Badan Promosi Pariwisata dan Industri Pariwisata Kaltim, Dekranasda Kaltim, UCLG ASPAC dan Himpunan Mahasiswa Pariwisata Indonesia Regional Kalimantan-Sulawesi.

Infografis Destinasi Wisata

Wahyuni menambahkan, sebanyak 20 stan pameran virtual itu bakal menampilkan festival unggulan, kuliner, kerajinan dan informasi tentang industri pariwisata Kaltim khususnya yang telah menerapkan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Enviroment Sustainability/Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, Keberlanjutan Lingkungan).

"Selain itu, pameran virtual dirangkai webinar penguatan sektor pariwisata masa pandemi," ujarnya.

Ia menambahkan, pariwisata merupakan salah satu sektor yang sangat terdampak dengan pandemi Covid-19. Arus wisatawan dan layanan industri pariwisata diakuinya, belum dapat berjalan/beroperasional sepenuhnya.

"Hal ini menjadi sebuah konsekuensi bahwa aktivasi sektor pariwisata harus menjamin aktivitas wisata yang aman, yang pro pencegahan penyebaran Covid-19," ujarnya.

Reaktivasi wisata domestik dan penerapan protokol kesehatan melalui sertifikasi CHSE sebelumnya telah dijalankan mulai pertengahan dan kuartal ketiga tahun 2020 lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini