Cinta Lombok, Bule Amerika Ini Rela Bikin Kamus Bahasa Sasak

Antara, Jurnalis · Sabtu 06 Maret 2021 12:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 06 406 2373374 cinta-lombok-bule-amerika-ini-rela-bikin-kamus-bahasa-sasak-r0kiWHHErL.JPG Andrew Friend, warga negara Amerika Serikat yang menyusun kamus Bahasa Sasak, Lombok, NTB (Foto: Antara/Riza Fahriza)

SEORANG pria asal Amerika Serikat, Andrew Friend membuat terobosan luar biasa dengan menciptakan kamus Bahasa Suku Sasak, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) sebanyak dua edisi.

"Edisi pertama terdiri dari 1.000 kosa kata dan edisi kedua 1.200 kosa kata," ucap Andrew di sela acara Festival Buku ERKAEM 2021 di Montong, Lombok Barat, Jumat, 5 Maret 2021 kemarin.

Hebatnya, dalam kamus bukan hanya menerangkan arti kata demi kata, namun juga dilengkapi dengan kalimat Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Untuk mengumpulkan kata demi kata itu, Andrew memerlukan waktu paling tidak satu tahun per edisi.

Baca juga: Kagumi Eksotisme Lombok, Sandiaga Uno: Pokoknya Maju Terus!

"Saya membuatnya mencicil, yakni setiap pekan harus bisa dapat 25 kosa kata. Lalu dibuat dalam kalimat Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris," kata bule yang dibesarkan di ladang perkebunan jagung Illinois, Amerika Serikat itu.

Ia pun menargetkan dalam waktu setahun dapat mengantongi 1.000 kosa kata hingga dirinya mati-matian agar memenuhi target tersebut.

Proses membuat kamus itu telah dilakukan pada 2017 untuk kamus edisi pertama dan edisi kedua pada 2020. Dirinya dalam membuat kamus tersebut, bukan dilakukan sendirian melainkan dibimbing oleh seorang tetua, Mamik Mus di daerah Selong Belanak, Lombok Tengah.

"Dari Mamiek Mus itu saya mendapatkan kosa kata," katanya yang telah tinggal di Indonesia sejak 2005 silam.

Yang paling sulit, lanjut Andrew ialah menerjemahkan atau mencari kata yang layak untuk mengejanya. Demikian pula soal pelafalan huruf demi huruf lewat tanda petik.

"Kita harus benar-benar teliti dan dibaca kembali berulang-ulang agar jangan sampai salah," akunya.

Adapun alasan Andrew rela bersusah payah menyusun kamus Bahasa Sasak lantaran dirinya dirinya telah benar-benar jatuh cinta dengan Pulau Lombok. Ia bahkan menganggap Lombok sebagai Tanah Air keduanya setelah Negeri Paman Sam.

Dirinya juga mengaku termotivasi membuat sebuah karya dalam bentuk kamus yang bisa dimanfaatkan atau digunakan bagi mereka yang ingin belajar atau mengetahui kosa kata Bahasa Sasak.

"Saya benar-benar cinta Pulau Lombok, mudah-mudahan saya segera bisa membuat kamus Bahasa Sasak edisi tiga," kata Andrew menandaskan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini