Penumpang Buka Jendela Darurat Pesawat, Penerbangan Kualanamu-Gunung Sitoli Ditunda

Salman Mardira, Jurnalis · Minggu 07 Maret 2021 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 07 406 2373757 penumpang-buka-jendela-darurat-pesawat-penerbangan-kualanamu-gunung-sitoli-ditunda-549uUfUPcQ.jpg Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara (Okezone.com/Salman Mardira)

SEORANG penumpang maskapai Wings Air nekat membuka jendela darurat pesawat menjelang lepas landas di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara, Minggu (7/3/2021). Pesawat itu akhirnya menunda keberangkatan dan seluruh penumpang diturunkan akibat ulah pria berinisial HS. Penumpang lalu diterbangkan dengan pesawat lain.

Wings Air dengan nomor penerbangan IW-1248 semula dijadwalkan terbang dari Bandara Kualanamu menuju Bandara Binaka di Gunung Sitoli, Sumatera Utara pukul 08.45 WIB.

Baca juga:  Habib Meninggal Dunia, Pesawat Ini Langsung Mendarat Darurat

Pesawat jenis ATR 72-500 registrasi PK-WFO itu sedang bersiap menerbangkan empat kru, 44 penumpang dewasa serta satu anak-anak.

Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, ketika proses persiapan keberangkatan selesai dan seluruh penumpang sudah berada di kabin pesawat, seorang penumpang berinisial HS dengan nomor kursi 3A sesuai lembar masuk pesawat (boarding pass), tiba-tiba membuka jendela darurat (emergency exit window).

“Atas kondisi tersebut, seluruh penumpang diturunkan dan diarahkan kembali ke ruang tunggu keberangkatan bandar udara,” kata Danang dalam keterangan pers diterima Okezone.

 

Saat ini, pesawat ATR 72-500 registrasi PK-WFO sedang dilakukan pengecekan pada pesawat udara.

Sesuai standar operasional prosedur (SOP), awak pesawat menginformasikan kepada petugas layanan darat (ground handling) dan petugas keamanan (aviation security/ avsec) agar segera dilakukan penanganan kepada HS.

Baca juga:  Pramugari Sisi Asih Ingatkan Pakai Masker, Netizen: Mata yang Berbicara

“Wings Air telah menyerahkan HS kepada pihak terkait beserta Otoritas Bandar Udara (otband) guna pemeriksaan dan proses lebih lanjut. Atas kondisi tersebut, mengakibatkan keterlambatan keberangkatan Wings Air penerbangan IW-1248 yaitu 55 menit,” ujar Danang.

Menurutnya Penerbangan IW-1248 telah diberangkatkan kembali pada 09.40 WIB dengan menggunakan pesawat Wings Air yang lain yakni ATR 72-600 registrasi PK-WHM. Pesawat mendarat di Gunung Sitoli pukul 10.45 WIB.

Wings Air menegaskan bahwa seluruh operasional pesawat mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan (safety first).

“Wings Air mewajibkan kepada seluruh penumpang untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan saat di darat serta sedang mengudara. Tindakan yang dilakukan oleh penumpang indisipliner atau unruly/ disruptive passenger akan mendapatkan sanksi tegas dan memiliki konsekuensi hukum,” kata Danang.

“Wings Air berupaya dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan senantiasa mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan serta dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan. Wings Air akan meminimalisir dampak yang timbul, agar penerbangan Wings Air lainnya tidak terganggu.”

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini