Pengalaman Horor SPG Hypermarket hingga Demam 3 Hari

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Minggu 07 Maret 2021 21:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 07 406 2373794 pengalaman-horor-spg-hypermarket-hingga-demam-3-hari-TdBX9hWqAM.jpeg ilustrasi (stutterstock)

KEJADIAN dialami oleh seorang wanita bernama Adrianda Kamil. Ia menceritakan pengalaman horor di situs tanya jawab Quora seperti dikutip, Minggu (7/3/2021). Saat itu ia masih bekerja sebagai sales promotion girl atau SPG event di salah satu hypermarket di dalam mall yang terletak di Bekasi.

Saat itu, event dimulai dari hari Rabu hingga Minggu, dan Adrianda mendapat jam kerja dari jam 12 siang sampai jam 8 malam.

Baca juga:  Bikin Merinding, Pramugari Ini Nyaris Dijilat Hantu

Hari pertama event, ia tidak mengalami kejadian apapun. Suasana tempat perbelanjaan saat itu sepi, selain karena weekday pada tahun itu masih belum banyak tenant yang mengisi mall tersebut dan hari berikutnya pun masih sama.

Saat hari sabtu malam minggu, Adrianda yang sudah selesai bekerja harus membereskan perlengkapan event seperti booth dan banner dan menaruhnya di loading area. Karena SPG event tidak mendapat tempat di gudang, maka semua perlengkapan kerja ditaruh di loading area. Adrianda dengan tenang membawa booth dan banner menggunakan troli toko menuju loading area.

“Sambil menunggu lift saya memperhatikan keadaan sekitar. ‘Kok sepi banget ini malam, tumben banget pada kemana SPG yg lain?’ gumam saya dalam hati.”

Setelah lift tiba, Adrianda pun masuk dan menekan tombol turun dan berjalan menuju loading area.

“Tiba di loading area saya melihat ada 1 orang laki-laki menggunakan seragam SPB toko, tampak merapikan tumpukan kardus dengan tergesa-gesa. Wajahnya sudah tampak pucat saat itu, tak lama SPB itu pergi meninggalkan saya dengan terburu-buru tanpa berbicara apa-apa,” kata Adrianda.

Saat itu Adrianda tidak memikirkan hal yang aneh-aneh dan justru ia merasa lega karena masih ada orang lain di tempat itu.

“Saat itu terdengar di luar tempat biasa truk menurunkan muatan itu ramai orang yg mengobrol, saya pikir para driver dan kernet truk yang mau loading malam untuk event sedang ngumpul di luar sambil menunggu pintu dibuka.”

 

Adrianda merasa bersyukur karena di luar ramai banyak orang mengobrol jadi ia tidak merasa takut sendirian. Namun keadaan berubah ketika Adrianda sedang memindahkan banner dari troli ke lemari, tiba-tiba saja keadaan menjadi sepi dan hening. Padahal sedetik yang lalu, masih ada suara orang mengobrol.

“Sepinya itu benar-benar sepi yang mencekam gitu. Saya langsung feeling kok ada yg aneh ini, sedetik yang lalu masih ramai orang ngobrol (walau obrolan nya juga nggak jelas saat itu setelah saya ingat kembali). Bulu kuduk saya tiba-tiba merinding dan saya merasakan banyak tatapan mata saat itu mengarah ke saya,” ungkap Adrianda.

Ia pun berusaha tenang merapikan barang sambil terus mengucap istighfar. Setelah selesai, Adrianda hendak kembali dan menunggu lift. Namun, lift itu rasanya lama sekali terbuka. Adrianda sudah mulai panik dan terus menerus beristighfar.

Baca juga: Pengalaman Horor Pramugari Tidur Bareng Hantu, Hii...

Untungnya pintu lift terbuka dan ia pun naik mepet ke pinggir. Suasana saat itu betul-betul tidak enak bagi Adrianda. Ia hampir menangis mendapati pintu lift yang lama sekali menutupnya.

“Tepat saat pintu akan tertutup, tiba-tiba berbunyi "tingg" dan pintu lift terbuka kembali seolah ada yang memencet dari luar. Saya betul-betul ingin pingsan aja rasanya saat itu daripada diliatin yg aneh-aneh, cuma bisa istighfar karena saya ga hafal ayat kursi. Waktu terasa lama banget sampai lift kembali tertutup dan naik ke atas, alhamdulillah ga diliatin apa-apa saat itu,” katanya.

Andrianda bersiap-siap pulang dan berjalan menuju parkiran motor. Kebetulan, jika ingin keluar ia harus melewati loading area tadi. Saat melewati loading area, ternyata tempat itu gelap dan sepi tidak ada orang sama sekali.

Keesokan harinya yang mana adalah hari terakhir Adrianda event di tempat tersebut, ia iseng menceritakan pengalamannya semalam ke salah satu SPG reguler di toko. Tampak SPG itu kaget, dia bilang kalau sebenarnya dilarang ke loading area sendiri kalau sudah malam, kalau memang terpaksa harus ditemani minimal 3 orang, karena area tersebut memang terkenal angker.

“Bahkan pernah kejadian saat itu para SPG dan SPB ramai hendak turun ke loading area, saat menunggu lift ada salah satu SPB yang mulutnya kasar dan suka mengumpat, tepat saat pintu lift terbuka SPB tersebut langsung pingsan ditempat, saat di sadarkan dia bercerita katanya ada sosok menyeramkan tepat berdiri didepan pintu lift. Yang paling bikin ngeri pas SPG itu bilang kalo ada mba K yg menempati sudut ruangan tepat dimana saya menaruh barang-barang event saya,” ungkap Adrianda.

Malam itu Adrianda minta ditemani SPG yang lain untuk merapikan barang-barang eventnya. Saat semua sudah beres, Adrianda pun pulang.

“Tapi saat malam hari nya tiba-tiba saja badan saya panas seperti orang sakit demam, saya sakit hingga 3 hari. Kata ibu saya itu sakit karena "disapa" para penunggu tempat tersebut, mungkin saja pada saat itu ada yang ikut saya naik di dalam lift dan sempat menegur saya,” katanya

“Entahlah tapi yg jelas semenjak kejadian itu saya selalu menolak jika ditempatkan di situ lagi.”

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini