Empat Kampus Negeri Gelar Jabar Culture and Tourism 2021

Antara, Jurnalis · Minggu 07 Maret 2021 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 07 406 2373813 empat-kampus-negeri-gelar-jabar-culture-and-tourism-2021-cplmnq0lHa.jpg Peluncuran JaFest 2021 (Antara)

EMPAT organisasi ikatan alumni dari perguruan tinggi negeri (PTN) di Jawa Barat berupaya membantu memulihkan ekonomi dari dampak pandemi COVID-19 dengan menggelar festival budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata bertajuk Jabar Culture and Tourism (JaFest) 2021.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan kolaborasi empat PTN itu memang sesuai dengan harapannya yang ingin menjadikan pariwisata sebagai garda terdepan pemulihan ekonomi di Jawa Barat.

Baca juga:  Wisata Gunung Pancar, Tempat Liburan Favorit Warga Ibu Kota di Akhir Pekan

"Melalui inovasi dan kolaborasi, pariwisata dan budaya sebagai keunggulan identitas Jawa Barat akan terus kita dukung," kata Ridwan Kamil di Bandung, Jawa Barat, Minggu (7/3/2021).

 

Empat organisasi ikatan alumni itu terdiri dari Ikatan Alumni (IKA) Universitas Padjadjaran (Unpad) sebagai inisiator, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB).

Baca juga: Pantai Pulo Manuk, Destinasi Liburan Seru di Pesisir Selatan Lebak

Festival itu rencananya digelar pada 20 Maret hingga 24 Maret 2021 di sejumlah daerah yakni di Bandung, Garut, Cirebon, dan Depok.

Sementara itu, Ketua IKA Unpad Irawati Hermawan mengatakan seluruh rangkaian acara itu mayoritas diisi secara virtual guna menerapkan protokol kesehatan.

Namun dalam seluruh rangkaian festival itu, ratusan pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) pun turut dilibatkan guna memperbanyak transaksi ekonomi.

"Kami sudah mengurasi sekitar 500 pelaku ekonomi kreatif, UMKM, Start Up, nantinya yang akan kita tampilkan secara digital dalam digital platform. Kami berharap ada transaksi ekonomi Rp5 miliar hingga Rp10 miliar sepanjang acara berlangsung,” kata Irawati.

Dia menjelaskan konsep acara itu mulai dari peninjauan desa wisata, hingga ada kegiatan dialog peradaban. Selain itu, festival itu juga diisi dengan pengenalan sejumlah permainan tradisional yang kini perlahan sudah terlupakan.

Dengan begitu, festival tersebut diharapkan bisa memperkuat ekonomi sekaligus mempertahankan kelestarian budaya yang ada di Jawa Barat. Festival virtual itu pun bakal dihadiri oleh perwakilan dari mancanegara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini