Kapal Pesiar Batalkan Banyak Pelayaran Musim Panas, Pelanggan Kecewa

Fatha Annisa, Jurnalis · Senin 08 Maret 2021 05:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 07 406 2373836 kapal-pesiar-batalkan-banyak-pelayaran-musim-panas-pelanggan-kecewa-DFyTMr9sk4.jpg Kapal pesiar Princess (Princess.com)

PERUSAHAAN pelayaran lagi-lagi membatalkan serangkaian kapal pesiarnya karena pandemi COVID-19 terus mengacaukan rencana liburan. Tetapi pihaknya memiliki rencana bagi beberapa pelancong untuk dapat berlayar lagi.

Princess Cruises mengumumkan pada Rabu bahwa mereka memperpanjang jeda berlayarnya untuk liburan pulang-pergi dari Southampton, Inggris hingga 25 September. Pelayaran yang terkena dampak termasuk pelayaran Skye Princess, Regal Princess, dan Island Princess.

Baca juga: Norwegian Cruise Batalkan Semua Pelayaran karena Corona

Perjalanan pulang-pergi Princess dari Southampton pada waktu normal mencakup rute ke New England dan Kanada, serta berbagai bagian Eropa.

Pengumuman penundaan yang diperpanjang menyusul pengumuman lain dari Princess minggu lalu bahwa mereka membatalkan pelayaran termasuk "Voyage of the Glaciers" Alaska selama tujuh hari, "Pesisir Pasifik" yang dimulai atau berakhir di Vancouver, Kanada, serta "Petualangan Kanada" "dari Southampton.

"Kami merasakan kekecewaan para tamu kami atas perjalanan yang dibatalkan ini, dan kami menghargai pengertian dan kerja sama yang berkelanjutan dari para tamu setia dan penasihat perjalanan kami," kata Jan Swartz, Presiden Princess Cruises seperti dilansir dari Fox News, Minggu (7/3/2021).

 

Namun, pihak kapal pesiar juga mengatakan akan menawarkan ‘pelayaran pantai singkat musim panas’ baru bagi penduduk Inggris. Kapal pesiar di atas Regal Princess dan Sky Princess, masih berangkat dari Southampton, dijadwalkan pada akhir musim panas dan tiket akan mulai dijual akhir bulan ini.

Baca juga:  Kanada Perpanjang Larangan Perjalanan Kapal Pesiar hingga Tahun Depan

Untuk tamu yang pelayarannya dibatalkan, Princess mengatakan akan menawarkan untuk memindahkan mereka ke kapal pesiar yang setara pada 2022, kredit pelayaran di masa depan atau pengembalian dana secara penuh.

Perusahaan pelayaran di Amerika telah membatalkan perjalanan yang direncanakan karena mereka bekerja untuk memenuhi persyaratan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit untuk protokol keamanan virus corona.

Namun, pelayaran ke Alaska dan New England menghadapi rintangan lain karena Kanada telah melarang kapal pesiar dari pelabuhannya hingga Februari mendatang.

 ilustrasi

Beberapa merek kapal pesiar yang dimiliki oleh Carnival Corp., yang juga memiliki Princess, telah memperpanjang penangguhannya sendiri hingga Juni, seperti halnya perusahaan pelayaran besar lainnya.

Namun ada juga beberapa kapal pesiar yang bersiap untuk berlayar kembali. AIDA, merek Carnival Corp. Jerman, dan merek Italia, Costa, akan melanjutkan layanan terbatas bulan ini.

Royal Caribbean pun baru saja mengumumkan pelayaran "divaksinasi penuh" pertamanya di Israel, yang dijadwalkan untuk musim semi ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini