Fakta-Fakta Menarik Masjid Pink, Destinasi Wisata Religi Terbaik

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 07 Maret 2021 17:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 07 408 2373725 fakta-fakta-menarik-masjid-pink-destinasi-wisata-religi-terbaik-U6fN1Zkp1q.jpg Masjid Nasir al Molk atau Masjid Pink di Shiraz, Iran (Foto tourhq.com)

BANGUNAN dan arsitektur Masjid Nasir al-Molk atau biasa disebut Masjid Pink sungguh memukau. Selain rumah ibadah dan pusat syiar Islam, masjid yang berdiri megah di Shiraz, Iran selatan ini juga terkenal sebagai objek wisata religi sering diziarahi turis dari berbagai negara.

Conde Nast Traveller, majalah gaya hidup berbasis di New York, Amerika Serikat, pernah memasukkan Masjid Pink dalam nominasi destinasi wisata terbaik 2020 dan patut dikunjungi.

Masjid Pink masyhur dengan kombinasi warna yang unik dan menakjubkan. Berkat kombinasi unik dari jendela kaca patri dan mosaik, keindahan tempat ini sempat dijadikan artikel berjudul “Situs suci yang indah di seluruh dunia” dan diterbitkan pada 30 April.

ilustrasi

Foto Tehran Times

Melansir artikel Tehran Times, Masjid Nasir al-Molk dibangun pada 1888 Masehi. Masjid ini dirancang khusus untuk memanfaatkan cahaya pagi dari matahari yang masuk melalui jendela. Cahaya ini menciptakan efek pelangi dan menyoroti ubin serta permadani bernuansa permata di bagian dalam.

Mengapa disebut Masjid Pink?

Nasir al-Molk adalah salah satu masjid yang paling banyak difoto di Iran selatan. Monumen peninggalan abad ke-19 ini sebenarnya adalah kolaborasi dari sejarah, arsitektur dan seni.

Nama Masjid Pink diambil dari banyaknya warna merah muda yang mendominasi halaman dan eksteriornya. Nasir al-Molk memiliki susunan cermin halus dan stuccowork, yang terjalin dengan desain arabic dan tilework.

ilustrasi

Percampuran antara sejarah dan seni

Masjid Pink dipenuhi dengan pilar berukir dan polikrom yang dibuat dengan mewah. Aula tempat doa tampak indah ketika diterangi cahaya melalui jendela-jendela kaca besar.

Desain nuansa Arab dan lantai yang didominasi oleh warna biru membentuk suasana damai bagi para pengunjung. Khususnya ketika para pengunjung bercermin di kolam yang luas namun dangkal yang terletak di halaman.

Refleksi cahaya melalui lembaran kaca patri, pilar berukir yang melimpah, dan faience polikrom yang dibuat dengan mewah adalah beberapa elemen yang meningkatkan keindahan ruang salat masjid.

Jika pengunjung ingin mengambil gambar indah masjid ini, sangat dianjurkan untuk datang sedini mungkin di pagi hari. Anda akan melihat ruang sholat diterangi cahaya melalui bingkai kaca warna-warni.

ilustrasi

Nama masjid ini diberikan setelah pedagang di era Qajar Mirza Hasan Ali (Nasir al-Molk) memerintahkan pembangunannya. Mereka menjalin kerjasama erat dengan desainer Mohammad Hasan-e Memar dan arsitek Mohammadreza Kashisaz Shirazi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini