Hotel Luar Angkasa Pertama Bakal Dibuka 2027, Tertarik?

Elvina Maharani Putri, Jurnalis · Selasa 09 Maret 2021 09:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 09 406 2374694 hotel-luar-angkasa-pertama-bakal-dibuka-2027-tertarik-VnH9MacPk9.JPG Hotel luar angkasa pertama bakal dibuka pada 2027 (Foto: Gateway Foundation)

SEBUAH hotel mewah akan dibangun untuk pertama kalinya di luar angkasa. Orbital Assembly Corporation (OAC), perusahaan konstruksi luar angkasa yang terdiri dari para veteran NASA, bermaksud memulai proyek itu di Stasiun Voyager pada 2026. Hotel ini diharapkan bisa dibuka untuk umum mulai 2027 mendatang.

"Kami mencoba membuat publik menyadari bahwa zaman keemasan perjalanan luar angkasa ini akan segera tiba. Ini akan datang. Ini datang dengan cepat," ungkap bos perusahaan tersebut, John Blincow melansir Insider.

Baca juga: Rekomendasi Hotel di Jakarta Selatan, Per Malam Rp300 Ribuan

Voyager Station akan menampung hingga 280 tamu dan fasilitas memadai termasuk restoran, bar, dan gym. Makanan yang ditawarkan akan memberikan anggukan ke lokasi galaksi. Es krim beku-kering, misalnya, akan menjadi hidangan pokok di hotel luar angkasa.

Hotel Luar Angkasa

(Foto: Gateway Foundation)

"Untuk memastikan wisatawan tidak melayang jauh, hotel berbentuk cincin itu akan memiliki gravitasi buatan. Voyager Station akan berputar seperti kincir ria dan menggunakan gaya sentrifugal yaitu, gaya luar yang tampak pada suatu massa saat diputar untuk mensimulasikan tingkat gravitasi seperti bulan," tulis laman Interesting Engineering.

Menurut Architectural Digest, kegiatan rekreasi bakal disuguhkan, seperti permainan bola basket di mana para tamu dapat melompat hingga enam kali lebih tinggi.

Wisatawan yang berminat mengunjungi hotel ini harus menjalani rangkaian pelatihan terlebih dahulu. Hal itu dikarenakan mereka yang berkunjung harus melakukan perjalanan dengan pesawat ulang-alik SpaceX Starship untuk sampai ke sana.

Stasiun Voyager saat ini sudah menerima reservasi. Tetapi biaya yang perlu dikeluarkan sangat mahal yakni sebesar USD5 juta atau sekitar Rp72 miliar untuk menginap selama tiga hari.

Pihak perusahaan berharap tarif tersebut menjadi lebih masuk akal seiring berjalannya waktu. Pada akhirnya biayanya diharapkan setara dengan biaya perjalanan dengan kapal pesiar atau traveling ke Disneyland. Anda tertarik?

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini