Kisah Pramugari Imay Panay Di-PHK: Tangisku Pecah, Hatiku Hancur Mendengarnya

Fatha Annisa, Jurnalis · Kamis 11 Maret 2021 07:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 10 406 2375824 kisah-pramugari-imay-panay-di-phk-tangisku-pecah-hatiku-hancur-mendengarnya-3d0uuxCMAo.jpg Pramugari cantik kena PHK. (Foto: Instagram imaypanay)

LEBIH dari 700 karyawan kontrak Garuda Indonesia di-PHK. Salah satunya seorang pramugari cantik, Imay Panay.

Ia harus menghadapi pengalaman pahit, karena harus melepaskan pekerjaannya akibat pandemi yang melanda Tanah Air. Air mata tak dapat dibendung lagi ketika ia mendapat berita buruk itu.

Untuk mengenang waktunya selama menjadi pramugari, ia membuat video dan mengunggahnya lewat akun TikTok pribadinya. Video tersebut sempat viral dan telah diputar sebanyak 450,6 ribu kali.

“Hari ini kami PKWT mendapat kabar tidak baik. Lebih dari 700 karyawan kontrak di PHK. Tangisku pecah, hatiku hancur mendengarnya,” tulisnya.

 imay

Baca Juga: Berapa Sih Gaji Pramugari? Heksa Putrie Ungkap Faktanya

Dalam video, Imay menunjukan kartu peserta seleksi calon pramugari. Beberapa momen yang kini hanya menjadi kenangan pun dibagikan. Terlihat ia dan rekan pramugari lain tengah mengikuti beberapa pelatihan, sebelum akhirnya resmi menjadi pramugari.

Melalui unggahannya, Imay mengaku menjadi bagian dari kru pesawat adalah sebuah kebanggaan untuknya. Canda, tawa, dan bahagia membuatnya hidupnya lebih berarti.

“Canda, tawa & bangga menjadi bagian dari flag carrier ini, sehingga hidupku pun berarti. Terima kasih sudah mendewasakan dan memberiku banyak kenangan dan pengalaman. Walaupun kini aku harus pergi,” ungkap sang pramugari.

Di akhir video, pramugari tersebut menyampaikan harapannya agar dunia kembali membaik.

“Semoga dunia lekas membaik. Dengan berat hati aku harus pamit,” tulisnya.

Video tersebut mengundang simpati warganet. Mereka mengisi kolom komentar dengan kalimat penyemangat serta doa untuk Imay.

“Semangat mbanya. Tuhan pasti punya rencana yang terbaik,” tulis Ica.

“Semangat ya kak. Saya HRD, karena pandemi Covid-19 harus mem PHK lebih dari 50% karyawan. Sedih, gak tega tapi saya juga harus melaksanakan tugas,” ungkap Vani.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini