Maskapai Ini Luncurkan Layanan Taksi Terbang pada 2022

Fatha Annisa, Jurnalis · Jum'at 12 Maret 2021 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 11 406 2376194 maskapai-ini-luncurkan-layanan-taksi-terbang-pada-2022-F9CYxEg4YT.jpg ilustrasi (stutterstock)

MASKAPAI asal Malaysia, AirAsia akan meluncurkan layanan taksi terbang dan pengiriman cepat dengan drone pada 2022. Pendiri AirAsia, Tony Fernandes mengatakan bisnis itu sedang dipersiapkan untuk diluncurkan.

"Kami sedang mengerjakannya sekarang. Saya pikir kita sekitar satu setengah tahun lagi dari peluncuran," katanya dalam diskusi online Forum Ekonomi Pemuda seperti dilansir dari New Straits Times, Kamis (11/3/2021).

Baca juga: Inggris Berencana Pangkas Bea Penumpang Penerbangan Domestik

Pandemi COVID-19 membuat bisnis maskapai penerbangan terpukul. AirAsia melihat peluang dan telah berkembang di ruang digital.

Pada 2020, AirAsia berhasil meluncurkan ‘aplikasi super’ yang menawarkan layanan dari perjalanan dan belanja hingga logistik dan layanan keuangan.

"Kami menganggapnya sebagai peluang, kesempatan sekali seumur hidup untuk menyusun kembali bisnis Anda, melihat kembali berbagai hal," kata Fernandes.

Baca juga: Maskapai Ini Tawarkan Akomodasi Gratis bagi Pelancong ke Dubai

AirAsia berharap dapat memulai layanan e-hailing atau transportasi yang diakses melalui aplikasi sendiri pada bulan April. Taksi terbang yang diharapkan mulai disediakan tahun depan akan datang sebanyak empat kursi. Taksi ini juga didukung oleh quadcopter.

Pada Sabtu, perusahaan mengumumkan bahwa mereka bermitra dengan Pusat Inovasi dan Kreativitas Global Malaysia untuk mengembangkan layanan pengiriman drone dalam perkotaan.

Sementara AirAsia mencari peluang lebih lanjut untuk memperluas layanannya ke wilayah baru, Fernandes optimis bahwa perjalanan udara akan segera pulih dengan peluncuran program vaksinasi.

Grup ini menawarkan penerbangan berbiaya rendah yang menghubungkan 22 negara, sebagian besar di kawasan Asia-Pasifik.

"Saya berharap perjalanan antar negara bagian akan dimulai dalam dua hingga tiga minggu ke depan di Malaysia,” katanya.

Ia mengharapkan perbatasan internasional mulai dibuka pada Juli atau Agustus.

Sebenarnya, AirAsia bukanlah yang pertama meluncurkan layanan pengiriman drone di Asia. Meskipun belum ada perusahaan yang membuat layanan dalam skala besar di pusat kota, JD.com, SF Express, dan Alibaba telah menguji pengiriman drone di China. Airbus juga telah menguji coba pengiriman maritim di Singapura.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini