Masjid Al Aqsa, Saksi Isra Mikraj Nabi Muhammad Jadi Destinasi Wisata Religi

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Kamis 11 Maret 2021 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 11 408 2376095 masjid-al-aqsa-saksi-isra-mikraj-nabi-muhammad-jadi-destinasi-wisata-religi-7QoASOegaQ.jpg Masjidil Aqsa (Ynetnews)

MASJID Al-Aqsa di Kota Yerusalem kiblat pertama umat Islam. Ia masuk dalam tiga masjid yang dianjurkan untuk ziarahi dalam Islam, setelah Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi Madinah. Salat di tiga masjid tersebut pahalanya berlipat ganda.

Masjidil Aqsa salah satu objek wisata religi ramai dikunjungi wisatawan. Sejarah dan keutamaan masjid ini menarik minat banyak orang untuk datang. Al Aqsa adalah masjidnya para nabi.

Baca juga: Masjidil Aqsa dan Tembok Ratapan Diselimuti Salju, Warga Israel-Palestina Bahagia

Umat Islam percaya bahwa Nabi Muhammad SAW pernah singgah di Masjidil Aqsa saat melakukan perjalanan malam atau Isra Mikraj, peristiwa besar dan sangat penting dalam Islam.

Rasulullah memulai perjalanan dengan Buraq dari Masjidil Haram lalu ke Masjidil Aqsa. Dari sini, Nabi Muhammad naik ke Sidratul Muntaha di langit ketujuh bertemu Allah SWT dan mendapatkan perintah salat 5 waktu. Di kubah masjid ini ada batu yang dipercaya dari titik itulah Nabi Muhammad naik ke langit.

ilustrasi

Menurut sejarah, Nabi Muhammad juga salat di Masjidil Aqsa saat itu. Rasulullah menjadi imam dengan jamaah adalah para nabi-nabi yang diutus sebelumnya.

Baca juga: Fakta-Fakta Menarik Masjid Tua di Tanah Papua, Pernah Dihantam Bom Jepang

Masjid Al Aqsa merupakan masjid tertua kedua di dunia, setelah Masjidil Haram.

Sejarah mencatat Masjidil Aqsa dibangun oleh Nabi Yakub, putra Nabi Ishak. Kemudian Nabi Daud yang diutus setelahnya merenovasi masjid tersebut. Putra Nabi Daud yakni Nabi Sulaiman lalu menyempurnakan bangunan masjid tersebut.

Pada masa Khalifah Umar bin Khattab, Masjid Al Aqsa kembali dikuasi Muslim. Umar membangun ulang masjid itu dipertamakan semula.

Pada masa Dinasti Umayyah dipimpin Khalifah Abdul Malik, Masjid Al Aqsa dibangun permanen dan lebih kokoh. Bangunan dari era inilah yang bertahan sampai sekarang, meski sudah berulang kali direnovasi.

Dinamakan Al-Aqsa karena secara harfiah berarti terjauh. Ini mengacu pada Isra Mikraj Nabi Muhammad dari Makkah. Jarak antara Makkah dan Yarussalem saat itu mencapai satu bulan perjalanan naik kuda.

Masjid Al-Aqsa memiliki kubah emas. Luasnya 35.000 meter persegi dan lingkungannya mampu menampung hingga 400.000 jemaah. Masjid Ini memiliki empat menara dan fasad indah berlapis ubin dengan 14 lengkungan gaya Romawi.

Masjid ini berada di ujung selatan Temple Mount, yang dapat diakses pengunjung dari alun-alun Tembok Barat. Turis harus berpakaian sopan, dan wanita harus menutupi rambutnya. Sepatu tidak diperbolehkan di dalam masjid, melainkan dibiarkan di luar rak atau karpet.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini