Sampah Cemari Pantai Pink, Pemprov NTB Turun Tangan

Antara, Jurnalis · Jum'at 12 Maret 2021 11:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 12 406 2376430 sampah-cemari-pantai-pink-pemprov-ntb-turun-tangan-ogR3IaY56I.JPG Masyarakat gotong royong membersihkan sampah di Pantai Pink, Lombok, NTB (Foto: Antara)

KONDISI memprihatinkan terlihat di kawasan wisata Pantai Pink di Desa Sekaroh, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sampah berserakan di pantai yang dikenal dengan eksotisme pasirnya yang berwarna merah muda.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) bersama pelaku pariwisata pun terpaksa harus turun tangan membersihkan sampah-sampah tersebut.

"Hari ini sudah dilakukan bersih-bersih oleh pokdarwis dan anggota KPH Rinjani Timur di kawasan Pantai Pink," ujar Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Moh Faozal, Kamis kemarin.

Menurutnya, selain Kamis kemarin pihaknya kembali akan melanjutkan bersih-bersih sampah secara besar-besaran di Pantai Pink dengan menggandeng pemangku kepentingan terkait, seperti Pemkab Lombok Timur, pelaku wisata, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB, termasuk TNI-Polri.

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Dilakukan agar Liburan di Lombok Jadi Berkesan

"Jadi hari Sabtu nanti, kami akan gelar lebih masif dengan menggandeng Pemda Lombok Timur, Dinas LHK NTB, KPH Rinjani, dan TNI Polri," kata Faozal.

Menurut Faozal, pada kegiatan Sabtu mendatang, jumlah yang akan terlibat dalam bersih-bersih di Pantai Pink sebanyak 500 orang, terdiri dari unsur dinas pariwisata, pelaku wisata, Dinas LHK NTB, Pemkab Lombok Timur, serta TNI-Polri.

Dalam aksi bersih-bersih di Pantai Pink, para anggota pokdarwis bersama jajaran Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Rinjani Timur membersihkan sampah yang ada di kawasan Pantai Pink.

"Kegiatan ini mendukung program bebas sampah, sekaligus penataan destinasi wisata di masa pandemi. Sebab Pantai Pink ini merupakan salah satu destinasi unggulan NTB," ujarnya.

Faozal mengungkapkan, meski pariwisata terdampak pandemi, namun berbagai upaya tetap dilakukan Pemerintah Provinsi NTB. Selain kegiatan peningkatan kapasistas untuk SDM di objek wisata, Dispar NTB juga melakukan penataan objek.

Misalnya merevitalisasi sarana toilet di Pantai Cemara, Lembar, Lombok Barat, dan penataan dermaga pelabuhan di Pantai Tawun, Sekotong, Lombok Barat.

"Destinasi kita juga kita maksimalkan agar semua memenuhi standar kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan atau CHSE dan protokol kesehatan sehingga semakin siap menerima kunjungan wisata di masa pandemi dan saat pandemi berlalu nantinya," terangnya.

Sebelumnya lokasi wisata Pantai Pink di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, viral lantaran pantai yang memiliki pasir mirip dengan merah jambu tersebut dipenuhi sampah di mana-mana.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini