Share

Travel Bubble Indonesia-Singapura Diharapkan Mampu Pulihkan Pariwisata

Antara, Jurnalis · Jum'at 12 Maret 2021 09:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 12 406 2376438 travel-bubble-indonesia-singapura-diharapkan-mampu-pulihkan-pariwisata-sTaBEWNwFn.JPG Menparekraf, Sandiaga Uno saat mengunjungi Bintan, Kepri (Foto: Instagram/@sandiuno)

WACANA penerapan gelembung perjalanan (travel bubble) antara Indonesia dengan Singapura diharapkan mampu memulihkan sektor pariwisata dalam negeri yang terpuruk imbas pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.

Duta Besar RI untuk Singapura, Suryo Pratomo menyatakan, Pemerintah Indonesia melakukan berbagai upaya menghidupkan kembali sektor pariwisata yang terkena dampak pandemi, termasuk kemungkinan membentuk gelembung perjalanan.

Baca juga: Pentingnya Digitalisasi Pelaku Ekonomi Kreatif di Desa Wisata

"Meskipun terdapat hambatan dan tantangan akibat pandemi Covid-19, pemerintah dan pemangku kepentingan terkait pariwisata Indonesia senantiasa melakukan berbagai upaya untuk merevitalisasi sektor pariwisata yang terkena dampak cukup besar dari pandemi," kata Suryo Pratomo dalam keterangan tertulis KBRI Singapura.

Penerapan gelembung perjalanan tahap pertama antara dua negara, kata dia, diharapkan bisa berlangsung antara Singapura dengan Bintan, Kepulauan Riau.

Sebelumnya, dalam kunjungan ke Bintan akhir Januari 2021 Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menilai Bintan siap menerapkan pembukaan perbatasan secara terbatas melalui gelembung perjalanan.

Sandi mengatakan, penerapan protokol kesehatan di Kawasan Bintan Resor dan area lainnya sangat ketat dan disiplin. "Bintan salah satu destinasi yang sangat siap," ucap Sandi.

Sementara itu Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar menyatakan, demi memuluskan rencana pembukaan perbatasan secara terbatas di Bintan, maka pihaknya akan mengundang otoritas penerbit sertifikasi kebersihan di Singapura untuk mengecek pelaksanaan protokol kesehatan setempat.

Menurutnya, sertifikasi dari SG Clean dibutuhkan demi meyakinkan calon pelancong dari Singapura untuk berlibur di Bintan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini