Pria Ini Beli Rumah Seharga Pecel Ayam, Kok Bisa

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Sabtu 13 Maret 2021 00:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 12 406 2376560 pria-ini-beli-rumah-seharga-pecel-ayam-kok-bisa-oKArZ1m0BD.jpg Rumah seharga Rp17 ribu. (Foto: Instagram dannyforgood)

PERNAH beli pecel ayam di daerah Jakarta? Biasanya harga pecel ayam satu porsi dengan nasi berkisar Rp20-Rp25 ribu. Itu belum ditambah minum dan tahu tempe loh ya.

Tapi bagaimana jika dengan uang tersebut Anda bisa membeli rumah? Bisa kok, seperti Danny McCubbin, berhasil membeli rumah seharga € 1 atau sekitar Rp17 ribu di Sisilia, Italia.

Danny juga mendorong orang lain untuk mengikutinya dan ikut membantu memulihkan pariwisata setempat. Konsultan digital berusia 56 tahun itu telah tinggal di London selama 17 tahun terakhir,

Namun ia berani mengambil risiko setelah melihat artikel tentang penduduk Desa Sisilia, yang menjual rumah seharga € 1 atau Rp17 ribu. Tujuannya untuk menghidupkan kembali desa-desa Italia.

Biasanya ada batasan bagi pelamar. Seperti berkomitmen untuk merenovasi properti dalam waktu tiga tahun, juga menghabiskan sebagian besar waktu mereka tinggal di komunitas.

Baca Juga: Hotel di Jakarta Timur Gak Sampai Rp500 Ribu, Ini 4 Pilihannya

 rumah

McCubbin mengatakan, dia selalu bermimpi tinggal di Italia, dan hal itu memberinya dorongan terakhir yang dia butuhkan. “Saya telah menjadi sukarelawan untuk komunitas di Italia selama lebih dari 10 tahun dan selalu menjadi niat saya untuk pindah ke sini suatu hari nanti,” katanya kepada Ladbible yang dilansir Okezone dari Independent UK.

“Teman-teman dari seluruh dunia mulai mengirimi saya lebih banyak artikel tentang proyek tersebut. Saya ingat pada saat itu semua orang tampaknya terpesona oleh gagasan ini dan saya ingin mencari tahu sendiri apakah itu terlalu bagus untuk menjadi kenyataan," tambah dia.

Dia kini menetap di Mussomeli, sebuah kota dengan 11.000 penduduk di Pulau Sisilia. Setelah mengunjungi tiga kali dan melihat 25 properti, McCubbin menemukan rumah idamannya.

Proses mendapatkan rumah itu ia anggap mudah dan mengatakan bahwa kota itu sangat menyambut semua pembeli rumah senilai € 1. “Mereka tahu bahwa kami membantu menghidupkan kembali kota ini,” katanya.

Meskipun rencana awalnya adalah untuk tinggal paruh waktu di Sisilia, McCubbin, yang berasal dari Australia, memutuskan untuk mengambil jalan lain saat aturan Brexit semakin dekat dan ia mencari tempat tinggal di Italia sebelum akhir masa transisi.

“Saya tahu Italia memiliki tantangannya juga, tetapi ada rasa kebersamaan yang besar di sini, terutama di Sisilia di mana orang-orang telah berjuang untuk waktu yang lama,” ucapnya.

Tidak mengenal siapa pun di kota itu, dan hanya dengan bahasa Italia dasar, McCubbin menggambarkannya sebagai risiko untuk meninggalkan London.

Ia juga menggalang dana untuk proyek tersebut, yang bertujuan untuk membantu orang-orang yang rentan sambil memberikan kesempatan bagi koki muda dari seluruh dunia. Sejauh ini, ia telah mengumpulkan dana sebensar £ 22.000 atau sekira Rp442 juta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini