Prancis Akan Kembali Bangun Katedral Notre Dame

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Sabtu 13 Maret 2021 04:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 12 406 2376724 prancis-akan-kembali-bangun-katedral-notre-dame-bA3MJ5OklX.jpg Pembangunan Katedrel Notre dame. (Foto: Reuters/Christian Hartmann)

POHON ek Prancis yang telah berdiri selama ratusan tahun kini bernasib tragis. Pohon ini ditebang di Hutan Berce di wilayah Loire, demi bisa membangun lagi bagian dari Katedral Notre Dame.

Ya, pohon ini telah dipilih untuk membangun kembali puncak menara Katedral Notre Dame yang runtuh.Puncak menara setinggi 93 meter, terbuat dari kayu dan dilapisi timah, menjadi simbol paling kuat dari Katedral. Sampai ketika peristiwa kebakaran April 2019 menimpa menara itu dan runtuh secara dramatis ke dalam kobaran api.

Juli lalu di tengah protes publik, presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengakhiri spekulasi bahwa puncak abad ke-19 yang dirancang oleh Eugène Viollet-le-Duc dapat dibangun kembali dengan gaya modern.

Dia mengumumkan menara itu akan dibangun kembali persis seperti sebelumnya. Sejak saat itu perburuan pohon secara nasional pun dimulai, yang berpuncak pada pemilihan yang melelahkan pada Januari dan Februari tahun ini.

 pohon

Baca Juga: Pergi ke New York Tak Perlu Lagi Karantina

Dilansir dari The Guardian, sekira 1.000 pohon ek di lebih dari 200 hutan Prancis, baik pribadi maupun publik, dipilih untuk dijadikan bingkai Katedral transept dan puncak menara, yang ditakdirkan untuk dikagumi di cakrawala Paris selama ratusan tahun.

“Mengingat tempat yang ditempati oleh katedral adalah di jantung Prancis, dalam sejarah Prancis dan dunia kami senang,” kata Michel Druilhe, Presiden France Bois Foret.

Rekonstruksi katedral abad ke-12 seperti Notre Dame dengan bahan kayu merupakan prospek yang menakutkan. Rencananya, bagian dalamnya berupa kisi-kisi balok dan penyangga, sehingga bisa disebut hutan. Rencana untuk memperkuat Katedral dengan beton tahan api ditolak, padahal material semacam itu membantu membatasi dampak kebakaran di Katedral Nantes tahun lalu.

Maklum, dimensi yang diperlukan untuk kayu urap Notre Dame harus tepat secara teknis yaitu banyak batang harus berukuran lebar lebih dari 1 meter dan panjang 18 meter.

Nah, 8 pohon yang ditakdirkan untuk menjadi bagian paling monumental dari puncak menara ditemukan di Hutan Berce, yang pernah menjadi milik raja-raja Prancis.

Pada Selasa, ahli bedah pohon yang memegang gergaji mesin di Berce memanjat pohon ek khusus untuk menebangnya dalam perlombaan melawan waktu. Semua harus selesai pada akhir Maret, jika tidak getah pohon yang berbahaya.

“Kami baru mengukur satu, panjang dan diameternya sesuai dengan kriteria yang dipersyaratkan. Satu-satunya hal yang harus dilakukan adalah membuat balok untuk Notre Dame,” kata Anthony Jeanneau, Teknisi kehutanan kepada AP.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini