Sandiaga Uno Kepincut Desa Wisata Karangrejo, Dekat Lokasi Shooting AADC 2

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Minggu 14 Maret 2021 16:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 14 406 2377532 sandiaga-uno-kepincut-desa-wisata-karangrejo-dekat-lokasi-shooting-aadc-2-LpjErVud4F.jpg Menparekraf Sandiaga Uno di Desa Wisata Karangrejo. (Foto: Humas Kemenparekraf)

JUMAT 12 Maret 2021 lalu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan kerjanya ke Yogyakarta. Ia sempat menyambangi Desa Wisata Karangrejo.

Sandi mendorong desa wisata sebagai salah satu kekuatan pariwisata nasional. Salah satunya melalui penguatan atraksi berbasis narasi (storynomic tourism), sehingga dapat menimbulkan daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung.

Baca Juga: Sandiaga Uno: Toilet Miliki Peran Penting Sebagai Indikator Pariwisata

sandi

Desa wisata yang berada di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ini merupakan salah satu desa wisata yang telah tersertifikasi sebagai desa wisata berkelanjutan. Konsep keberlanjutan sendiri menjadi salah satu syarat yang harus dimiliki desa wisata untuk menjadi desa wisata mandiri.

"Saya merasa bahagia karena desa wisata Karangrejo pada 1 Maret lalu sudah tersertifikasi sebagai desa wisata berkelanjutan. Dan sekarang kami kunjungi, dan di sini ada salah satu homestay terbaik yang pernah saya lihat dengan standar kelas dunia," kata Menparekraf Sandiaga Uno seperti dikutip dari siaran pers yang diterima MNC Portal, Minggu (14/3/2021).

Sandi menilai, Desa Wisata Karangrejo memiliki kekuatan yang kuat sebagai destinasi. Selain homestay, desa wisata ini juga menawarkan atraksi lain yang sudah dikenal wisatawan, seperti kerajinan pahat batu, spot sunrise Punthuk Setumbu, dan Gereja Ayam, kebun buah, VW Safari Tour, dan lainnya.

Tercatat, sebelum pandemi, desa wisata ini dikunjungi lebih dari 20 ribu wisatawan mancanegara dan 50 ribu wisatawan nusantara.

Sandi pun mendorong agar Desa Wisata Karangrejo terus meningkatkan kualitas keberlanjutan dan daya tarik. Salah satunya mengedepankan orisinalitas yang dimiliki dengan pendekatan atraksi berbasis narasi.

Sandi pun mendorong agar Desa Wisata Karangrejo terus meningkatkan kualitas keberlanjutan dan daya tarik. Salah satunya mengedepankan orisinalitas yang dimiliki dengan pendekatan atraksi berbasis narasi.

"Biasanya wisatawan datang ke Borobudur hanya foto-foto dan posting di media sosial, ke depan kita ingin ditingkatkan dengan narasi seperti bagaimana desa ini dulu merupakan bagian dari pembangunan Candi Borobudur. Bagaimana desa ini berperan pada tahapan renovasi, tokoh-tokoh di sini dapat menceritakan tempat-tempat situs yang berkaitan dengan Borobudur. Sehingga ada storytelling," kata Sandi.

Kemudian Desa Wisata Karangrejo dan desa wisata lainnya harus menjadi bagian dari travel plan wisatawan. Desa wisata harus dapat merancang paket perjalanan tiga (3) sampai empat (4) hari yang disandingkan dengan konsep ecotourism atau sport tourism.

"Saya juga melihat produk ekonomi kreatif di sini sudah mulai mengadopsi teknologi sehingga banyak pelaku ekonomi kreatif di sini sudah melek digital sehingga dapat memperluas peluang usaha," tutupnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini