Pelaku Wisata di Jambi Apresiasi Rencana Sertifikasi CHSE

Antara, Jurnalis · Senin 15 Maret 2021 00:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 14 406 2377648 pelaku-wisata-di-jambi-apresiasi-rencana-sertifikasi-chse-HfDbOwo4M7.JPG Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

ASOSIASI Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Jambi menyambut baik program sertifikasi Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability (CHSE) yang dicanangkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Ketua DPD ASPPI Jambi, Herman P Bakara mengatakan, pihaknya menilai sertifikasi ini akan memberikan ruang gerak bagi pelaku usaha industri pariwisata di Jambi di tengah kondisi pandemi yang belum mereda saat ini.

Menurutnya, sertifikasi ini menjadi pendukung bagi pelaku usaha pariwisata dalam memahami aturan protokol kesehatan saat membawa pengguna jasa pariwisata atau tamu wisata.

Baca juga: Ini Keuntungan Objek Wisata Bersertifikat CHSE

"Sertifikasi ini akan menambah tingkat kepercayaan pengguna jasa, sebab pelaku usaha pariwisata atau stakeholder bidang pariwisata," terang dia.

Untuk penerapan sertifikasi ini lanjut Herman, pihaknya sendiri belum mengetahui kapan akan diberlakukan. Mengingat saat ini masih dalam proses sosialisasi.

Dengan sertifikasi CHSE ini menurutnya, dapat melahirkan pelaku usaha industri pariwisata yang sudah memiliki pengetahuan bidang kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan.

"Menurut saya ke depan memang perlu diterapkan, karena sertifikasi ini dapat menjadi pengawas bagi kita," sambungnya.

Sementara itu, pelaku industri pariwisata di Provinsi Jambi terus melakukan berbagai upaya untuk bangkit dari dampak Covid-19, terutama sektor perhotelan dan agen perjalanan wisata.

Relaksasi sektor dunia usaha di tengah pandemi yang digulirkan pemerintah daerah, memberikan ruang bagi pelaku usaha perhotelan dan wisata untuk mengembalikan iklim usaha mereka kendati masih belum sepenuhnya pulih.

Sinergi yang dilakukan berbagai pihak dan stakeholder sektor pariwisata dan jasa usaha pariwisata dengan pemerintah juga terus dilakukan, termasuk menyatukan dan memperkuat visi pengembangan pariwisata kawasan berbasis destinasi dan kearifan lokal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini