Solok Menuju Destinasi Wisata Bertaraf Internasional

Antara, Jurnalis · Senin 15 Maret 2021 03:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 14 406 2377656 solok-menuju-destinasi-wisata-bertaraf-internasional-4FxUDD286L.JPG Destinasi wisata alam air terjun Tansi Ampek di Solok Selatan, Sumbar (Foto: Instagram/@haikalsyirazi)

WILAYAH Kabupaten Solok, Sumatra Barat bakal dipersiapkan sebagai kawasan wisata berkelas internasional dalam proyeksi pengembangan pariwisata ke depan.

"Kawasan wisata Gunung Talang Kabupaten Solok adalah salah satu yang disiapkan sebagai kawasan berkelas internasional," kata pegiat pariwisata, Zuhrizul.

Menurut dia, kawasan tersebut dipilih karena melihat keindahan alam serta potensi yang dimiliki oleh daerah tersebut.

Pertama karena kawasan wisata Gunung Talang adalah satu-satunya spot di dunia di mana wisatawan dapat menikmati pemandangan empat danau sekaligus yaitu Danau di Atas, Danau di Bawah, Danau Talang, dan Danau Singkarak.

Baca juga: Pesona Wisata Alahan Panjang Solok Mirip di Swiss

Selain itu, wisatawan yang datang ke sana juga dapat melihat empat gunung mulai dari Gunung Kerinci, Singgalang, Merapi, dan Talamau, serta pemandangan Samudera Hindia bila cuaca memungkinkan.

Anggota Tim Perumus Bidang Pariwisata pasangan Gubernur dan Wagub Sumbar, Mahyeldi-Audy itu menambahkan, Kabupaten Solok yang bercuaca sejuk, juga memiliki hamparan kebun teh luas milik PTPN dan masyarakat setempat.

"Jadi, segala potensi itu telah disampaikan kepada Mahyeldi selaku gubernur dan beliau menyetujuinya," kata dia.

Lebih lanjut Zuhrizul mengatakan, selain ragam keindahan alam tersebut, Solok juga akan menjadi simpul pengembangan wisata mengingat letak geografisnya.

Karena wilayah tersebut berada di tengah-tengah Sumbar bagian selatan, sehingga akses wisatawan dari sana menuju ke Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, dan Solok Selatan, lebih dekat jika dibandingkan dari Padang.

"Dengan konsep demikian diharapkan wisatawan tidak lelah dalam perjalanan," sebutnya.

Hal tersebut serupa dengan daerah Bukittinggi yang menjadi simpul untuk akses ke daerah Sumbar bagian utara seperti Kabupaten Tanah Datar, Agam, Limapuluh Kota, serta Kota Payakumbuh karena jaraknya dekat.

Saat ini rencana itu terus dimatangkan bersama gubernur dan wakil agar bisa dituangkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini