Jagoan, Mahasiswa UNS Capai 45 Top Jalur Rock Climbing di Karst Gunung Sewu

INews.id, Jurnalis · Senin 15 Maret 2021 16:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 15 406 2378114 jagoan-mahasiswa-uns-capai-45-top-jalur-rock-climbing-di-karst-gunung-sewu-KOijsAmPvp.jpg Ilustrasi. (Foto: Instagram andriwiraphoto)

MAHASISWA Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, sukses mencapai 45 top jalur rock climbing di wilayah karst Gunung Sewu, Gununkidul, Yogyakarta. Ekspedisi tersebut dalam rangka Dies Natalis ke-45 UNS.

Ekspedisi dilakukan enam bulan dengan dua orang ekspeditor utama dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Garba Wira Bhuana, yakni Bagas Emon dari program studi (prodi) hubungan masyarakat sekolah vokasi (SV) dan Adi Dwi dari prodi pendidikan sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS. Bagas dan Adi mendapat misi untuk menyelesaikan jalur-jalur panjat tebing yang menjulang di wilayah karst Gunung Sewu.

“Total ada 45 jalur yang berhasil kami capai. Beberapa di antaranya adalah Tebing Parangndog, Siung, Bedoyo, Songtawing, Goa Cerme, dan tebing-tebing di Gunung Api Purba Nglanggeran,” ungkap Bagas melalui siaran pers UNS, Senin (15/3/2021).

Gunung

(Foto: ilustrasi Gunung Sewu)

Tugas yang diemban Bagas dan Adi sebagai ekspeditor bukan hal yang mudah. Dalam pelaksanaannya, tidak hanya lelah yang menghampiri. Tetapi juga tangan yang berdarah dan mengeras karena digunakan sebagai tumpuan untuk menaiki bebatuan tebing.

Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat dalam menyelesaikan ekspedisi. Terpaan justru semakin membentuk semangat dalam diri mereka.

“Salah satu hambatan kami adalah dislokasi, sehingga harus menunggu proses penyembuhan dulu. Meskipun sudah latihan rutin saat di Solo, tapi saat pemanjatan tidak selalu mulus untuk mencapai puncak tebing. Perlu jatuh bangun, orientasi medan serta berpikir mengenai teknik-teknik yang digunakan untuk membuat keputusan,” jelasnya.

Ekspedisi Mahasiswa UNS Sukses Capai 45 Top Jalur Rock Climbing di Karst Gunung Sewu
SOLO, iNews.id – Ekspedisi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Garba Wira Bhuana Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, sukses mencapai 45 top jalur rock climbing di wilayah karst Gunung Sewu, Gunung Kidul, Yogyakarta. Ekspedisi dalam rangka Dies Natalis ke-45 UNS. 
Ekspedisi dilakukan enam bulan dengan dua orang ekspeditor utama, yakni Bagas Emon dari program studi (prodi) hubungan masyarakat sekolah vokasi (SV) dan Adi Dwi dari prodi pendidikan sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS. Bagas dan Adi mendapat misi untuk menyelesaikan jalur-jalur panjat tebing yang menjulang di wilayah karst Gunung Sewu. 
“Total ada 45 jalur yang berhasil kami capai. Beberapa di antaranya adalah Tebing Parangndog, Siung, Bedoyo, Songtawing, Goa Cerme, dan tebing-tebing di Gunung Api Purba Nglanggeran,” ungkap Bagas melalui siaran pers UNS, Senin (15/3/2021).
Tugas yang dienban Bagas dan Adi sebagai ekspeditor bukan hal yang mudah. Dalam pelaksanaannya, tidak hanya lelah yang menghampiri. Tetapi juga tangan yang berdarah dan mengeras karena digunakan sebagai tumpuan untuk menaiki bebatuan tebing. 
Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat dalam menyelesaikan ekspedisi. Terpaan justru semakin membentuk semangat dalam diri mereka. 
“Salah satu hambatan kami adalah dislokasi, sehingga harus menunggu proses penyembuhan dulu. Meskipun sudah latihan rutin saat di Solo, tapi saat pemanjatan tidak selalu mulus untuk mencapai puncak tebing. Perlu jatuh bangun, orientasi medan serta berpikir mengenai teknik-teknik yang digunakan untuk membuat keputusan,” jelasnya. 
Selama ekspedisi, dua mahasiswa yang duduk di semester tiga ini juga harus membagi waktu antara kuliah dan ekspedisi. Mereka juga sempat bermalam dan mendirikan api unggun di halaman belakang basecamp Tebing Parangndog sebelum melanjutkan ekspedisi. 
Total terdapat 45 jalur yang mereka selesaikan sebagai representasi Dies Natalis ke-45 UNS. Sebuah capaian yang membanggakan yang berhasil ditorehkan oleh UKM Garba Wira Bhuana UNS. 
Lokasi ekspedisi yang berada di kawasan Gunung Sewu, adalah langkah yang dekat dengan budaya dan pariwisata. Tebing-tebingnya berdampingan dengan lokasi wisata yang terkenal, membuat mereka dapat mengkaji bagaimana ketertarikan masyarakat dengan olahraga panjat tebing serta budaya daerah sSelama ekspedisi, dua mahasiswa yang duduk di semester tiga ini juga harus membagi waktu antara kuliah dan ekspedisi. Mereka juga sempat bermalam dan mendirikan api unggun di halaman belakang basecamp Tebing Parangndog sebelum melanjutkan ekspedisi. 


Selama ekspedisi, dua mahasiswa yang duduk di semester tiga ini juga harus membagi waktu antara kuliah dan ekspedisi. Mereka juga sempat bermalam dan mendirikan api unggun di halaman belakang basecamp Tebing Parangndog sebelum melanjutkan ekspedisi. 


Total terdapat 45 jalur yang mereka selesaikan sebagai representasi Dies Natalis ke-45 UNS. Sebuah capaian yang membanggakan yang berhasil ditorehkan oleh UKM Garba Wira Bhuana UNS. 


Lokasi ekspedisi yang berada di kawasan Gunung Sewu, adalah langkah yang dekat dengan budaya dan pariwisata. Tebing-tebingnya berdampingan dengan lokasi wisata yang terkenal, membuat mereka dapat mengkaji bagaimana ketertarikan masyarakat dengan olahraga panjat tebing serta budaya daerah sekitar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini