Duh, Sulsel Stop Layanan Wisata Covid-19 di 5 Hotel

Antara, Jurnalis · Selasa 16 Maret 2021 01:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 15 406 2378195 duh-sulsel-stop-layanan-wisata-covid-19-di-5-hotel-bvQTHmQLke.JPG Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) berencana menghentikan layanan wisata Covid-19 di lima hotel yang selama ini merawat pasien OTG (orang tanpa gejala) lantaran kasus Covid-19 yang dinilai semakin melandai di wilayah ini.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, dr Ichsan Mustari menyatakan, pemberhentian hotel tersebut sesuai dengan kebutuhan, sebab juga direncanakan akan digunakan untuk umum.

"Ini bukan pembatasan, tetapi disesuaikan karena kasus yang ada sekarang alhamdulillah turun. Jadi, penggunaan hotel juga sudah berkurang," katanya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Pelancong ke Kota Ini Wajib Negatif Tes PCR

Pemprov Sulsel per tanggal 22 Maret 2021 merilis ada lima tempat yang dipertimbangkan untuk ditutup sebagai penyelenggara Wisata Duta Covid-19, yakni Rumah Hikmah Citra Medika Sengkang Kabupaten Wajo, Hotel Remchy, Hotel Lynt, Hotel Grand Celino dan Hotel Kamanre di Kota Palopo.

"Jadi ini bukan pengurangan, bahasa pengurangan itu kan jangan sampai pasiennya banyak, bukan begitu. Jadi di sini adalah pengurangan dalam hal penggunaannya yang juga berkurang. Hal itu turut mengikut pada kasus kita yang menurun," urainya.

Rencananya wisata Covid-19 akan tetap berlanjut namun hanya menggunakan dua hingga tiga hotel saja, termasuk di daerah ketika dibutuhkan. Ini dilakukan untuk sistem terpusat pada layanan Duta Wisata Covid-19 Sulsel.

Berdasarkan Data Dinkes Sulsel hingga 13 Maret 2021, terdapat 240 orang yang telah dirawat terdiri dari 112 laki-laki dan 128 perempuan.

Dari 240 orang pasien, 124 orang telah dipastikan positif Covid-19, kontak erat 48 orang dan delapan orang dinyatakan suspek Covid-19.

Hari ke-328 berjalannya Program Wisata Covid-19, tercatat jumlah peserta yang telah dirawat melalui program ini sebanyak 13.870 orang dan 13.467 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh usai menjalani tes usap. Sedangkan sebanyak 163 orang harus dirujuk ke rumah sakit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini