Wisata Candi di Jawa Timur, Warisan Sejarah Kuno yang Masih Utuh

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Selasa 16 Maret 2021 09:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 15 408 2378222 wisata-candi-di-jawa-timur-warisan-sejarah-kuno-yang-masih-utuh-fQZuFJ4Boq.jpg Wisata Candi Kidal. (Foto: Instagram desawisatakidal)

WISATA candi di Jawa Timur sangat terkenal di kalangan wisatawan. Apalagi Jawa Timur menjadi salah satu kota yang kaya warisan peninggalan sejarah sejak zaman pra aksara.

Termasuk ketika munculnya kerajaan bercorak Hindu, Buddha. Kerajaan tersebut biasanya akan membuat candi, sebagai tempat ibadah dan sebagai bukti eksistensi mereka.

Berikut deretan wisata candi di Jawa Timur yang dirangkum Okezone dari berbagai sumber. Ketika berkunjung ke Jawa Timur, jangan lupa untuk mengunjungi candi-candi ini, ya!

Baca Juga: Pramugari Cantik Gagal Nikah Gegara Di-PHK hingga Banting Stir Jualan Tahu Goreng

Candi Singosari

 candi

(Foto: Instagram riantama17)

Candi Singosari terletak di Desa Candi Renggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Kira-kira 9 km dari Kota Malang ke arah Surabaya. Candi ini juga dikenal dengan nama Candi Cungkup atau Candi Menara, karena saat itu candi ini dikenal sebagai candi tertinggi pada masanya. Candi dengan tinggi 15 meter ini adalah peninggalan dari Kerajaan Kediri dan bercorak Hindu-Buddha.

Berjarak hanya 10 kilometer dari Kota Malang, pengunjung bisa menggunakan angkutan umum atau pribadi untuk sampai ke lokasi. Untuk dapat menikmati keindahan candi, pengunjung dikenakan biaya tiket masuk yang berjumlah sukarela.

Biaya tiket sukarela ini digunakan untuk pemeliharaan objek wisata. Fasilitas yang ada di objek wisata ini sudah cukup lengkap, seperti toilet dan warung sudah tersedia di sekitar candi. Objek wisata ini buka setiap hari, dari pukul 07.00-17.00 WIB.

“Sebelum kalian kesini, kalian harus lapor dulu ya sama penjaganya, dan kalian nggak harus bayar tiket karena disini nggak ada tiket,” kata host channel YouTube Loyal Trip Adventure dalam videonya yang diunggah pada 27 Januari 2020.

Candi Penataran

candi

(Foto: Instagram fashichulchadiq)

Candi Penataran adalah sebuah candi berlatar belakang Hindu yang telah ada sejak kerajaan Kediri dan digunakan sampai era kerajaan Majapahit. Komplek candi Penataran ini merupakan komplek candi terbesar di Jawa Timur dan terletak di lereng barat daya Gunung Kelud.

Terletak pada ketinggian 450 M dari permukaan laut, komplek candi Penataran ini terletak di Desa Panataran, Kecamatan Nglegok, Blitar.

Dalam kitab Negarakertagama, Candi Penataran disebut dengan nama Candi Palah dan dibangun pada abad ke 12 Masehi. Pada bagian depan candi terdapat dua arca raksasa yang bertugas sebagai penjaga pintu, serta Bale Agung yang diperkirakan sebagai tempat musyawarah atau berkumpulnya para pendeta kerajaan.

Untuk bisa memasuki kompleks candi, pengunjung dapat membayar secara sukarela. Jika membawa kendaraan pribadi, pengunjung juga perlu mempersiapkan biaya tambahan untuk parkir kendaraan.

Candi ini buka dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Namun waktu paling tepat untuk berkunjung adalah di pagi atau sore hari, karena pengunjung bisa menikmati suasana matahari terbenam yang indah.

Candi Jago

 

Candi Jago terletak di lembah Gunung Bromo, Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Candi Jago ini memiliki keunikan tersendiri. Pasalnya, bangunan yang digunakan untuk memuja dewa Buddha tersebut memiliki relief bernafaskan Hindu.

Terdapat dua relief bernapaskan Hindu pada bangunan suci ini, yakni Parthayajna dan Krisnayana. Area sekitar Candi Jago ini ditemukan juga banyak arca Buddha, berupa Amoghapasa Awalokiteswara, empat murid Amoghapasa, konstelasi Dyhani Buddha beserta istrinya. Dibuktikan dari adanya temuan sekitar candi, ditegaskan bahwa Candi Jago memiliki perpaduan Hindu dan Buddha.

Candi ini buka dari jam 07.00 – 16.00 WIB dan harga tiket masuknya gratis.

Candi Kidal

Candi Kidal adalah salah satu candi warisan dari kerajaan Singasari. Candi ini dibangun sebagai bentuk penghormatan atas jasa besar Anusapati, Raja kedua dari Singhasari, yang memerintah selama 20 tahun. Candi ini pun dikatakan sebagai candi pemujaan tertua di Jawa Timur. Menariknya, dalam pembangunan candi yang cukup populer di Jawa Timur ini digunakan dua jenis batu yang berbeda. Pada bagian kaki sampai selasar candi dibangun menggunakan batu hitam, sementara tubuh candi menggunakan batu putih.

Lokasi Candi Kidal terletak di desa Rejokidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Dari Kota Malang jaraknya sekira 15 km arah tenggara, berada di pinggir Jalan Raya Tumpang ke Tajinan.

Untuk menuju ke Candi Kidal pengunjung memakai kendaraan pribadi untuk bisa langsung sampai lokasi candi. Objek wisata ini buka setiap hari pada pukul 8 pagi hingga jam 5 sore dan tiket masuknya pun gratis.

Candi Tikus

Candi Tikus adalah sebuah peninggalan dari kerajaan yang bercorak hindu yang terletak di Kompleks Trowulan, tepatnya di Dukuh Dinuk, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Peninggalan Kerajaan Majapahit ini diberi nama 'tikus', karena pada saat ditemukan, di area candi ditemukan banyak tikus.

Bentuk Candi Tikus yang mirip sebuah pemandian mengundang perdebatan di kalangan pakar sejarah dan arkeologi mengenai fungsinya. Sebagian pakar berpendapat bahwa candi ini merupakan petirtaan, tempat mandi keluarga raja,

Namun sebagian pakar ada yang berpendapat bahwa bangunan tersebut merupakan tempat penampungan dan penyaluran air untuk keperluan penduduk Trowulan. Menaranya yang berbentuk meru menimbulkan dugaan bahwa bangunan candi ini juga berfungsi sebagai tempat pemujaan.

Untuk masuk ke objek wisata ini, dikenakan biaya sebesar 3 ribu rupiah. Dan untuk jam bukanya yaitu pukul 07.00-16.00 WIB. Berjarak kurang lebih 15 kilometer dari pusat kota Mojokerto. Candi ini bisa ditempuh dalam waktu 30 menit berkendara.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini