Liburan Ke Toraja Tak Lagi Lewati 9 Jam Perjalanan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 18 Maret 2021 19:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 18 406 2380177 liburan-ke-toraja-tak-lagi-lewati-9-jam-perjalanan-RxLTBH2HpB.jpg Bandara Tana Toraja. (Foto: Instagram jokowi)

BANDARA Tana Toraja kini menjadi tempat singgah pesawat komersial setelah diresmikan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo, Kamis (18/3/2021). Sehingga, wisatawan yang ingin ke Tana Toraja bisa mendarat langsung dari berbagai rute di Tanah AIr.

Presiden Joko Widodo, dalam keterangannya di Instagram menjelaskan, bandara ini dapat melayani 45.000 penumpang per tahun. Proses pembangunannya juga tak singkat.

Baca Juga: Sandiaga Uno Dukung Maskapai Swasta Ikut Andil Bangkitkan Pariwisata Nasional

“Tiga bukit dipangkas untuk dapat membangun landasan pacu Bandara Toraja sepanjang 2.000 meter dan lebar 30 meter. Bandara inilah yang saya resmikan hari ini di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan,” tulisnya.

 bandara

Lebih lanjut, Presiden Jokowi mengatakan, Bandara Toraja sangat penting untuk mendorong konektivitas dan pariwisata setempat. Seperti diketahui, sebelum bandara ini beroperasi, wisatawan yang hendak menyambangi Tana Toraja harus melakukan perjalanan darat selama kurang lebih 9 jam.

Kehadiran Bandara Toraja tentu akan memperlancar dan menggeliatkan kegiatan pariwisata di daerah tersebut. Terlebih Toraja merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan mancanegara saat berkunjung ke Sulawesi Selatan.

“Perjalanan dari Makassar yang biasanya sembilan jam lewat darat bisa dipangkas melalui udara. Tadi saya sudah coba dengan pesawat ATR, tiba dalam 50 menit saja,” kata Presiden Jokowi.

“Dengan adanya bandara ini, saya berharap sektor pariwisata Toraja akan meningkat pesat. Wisatawan dari Bali, Bandung, atau Jakarta bisa langsung ke Toraja melihat 'Negeri di Atas Awan', melihat Kete Kesu, melihat Pango-Pango, dan lain-lain,” imbuhnya.

Selain meresmikan Bandara Toraja, Presiden Joko Widodo juga sempat meresmikan Bandara Pantar di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, secara virtual.

“Dari Toraja, saya juga meresmikan secara virtual Bandara Pantar di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Bandara ini adalah wujud kehadiran pemerintah membangun wilayah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini