Puluhan Pekerja Hotel di Lombok Barat Jalani Uji Kompetensi

Antara, Jurnalis · Jum'at 19 Maret 2021 01:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 18 406 2380242 puluhan-pekerja-hotel-di-lombok-barat-jalani-uji-kompetensi-Uc4SpgMdbP.JPG Ilustrasi (Foto: Antara)

DINAS Pariwisata (Dispar) Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan uji kompetensi terhadap puluhan pekerja hotel bidang kebersihan kamar agar mereka mendapat sertifikat keahlian.

"Kegiatan sertifikasi tersebut merupakan salah satu upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang industri pariwisata," ungkap Sekretaris Dispar Kabupaten Lombok Barat, Yohana, dalam acara pembukaan sertifikasi bagi room boy and maid di Hotel Puri Sharon Senggigi, Lombok Barat, Kamis, 18 Maret 2021.

Menurut dia, industri pariwisata merupakan sektor industri yang mampu memacu pertumbuhan ekonomi yang cepat dan membuka kesempatan kerja, pendapatan serta bisa mengaktifkan sektor pendukung industri pariwisata itu sendiri.

Baca juga: Sandiaga Uno Dukung Maskapai Swasta Ikut Andil Bangkitkan Pariwisata Nasional

Oleh sebab itu, perlu disiapkan SDM yang berkualitas khususnya yang berkaitan dengan departemen tata graha (housekeeping).

"Untuk bisa menunjang semua itu, perlu diadakan uji kompetensi dan sertifikasi untuk SDM pariwisata terutama bidang tata graha," ujar dia.

Sementara, Koordinator Pengembangan Destinasi Area II Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Meliana yang hadir dalam acara itu mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan beberapa pedoman pada 2020.

Di antaranya adalah protokol kebersihan, kesehatan, keamanan, dan ramah lingkungan Cleanliness, Health, Safety, Environment (CHSE) untuk sektor hotel dan restoran. CHSE tersebut dapat dijadikan pedoman aplikasi dalam keseharian selama pandemi Covid-19 masih berlangsung.

"Kita harus bisa mengambil sisi positifnya. Dengan adanya pandemi ini, kita lebih disiplin dalam menerapkan kebersihan dan kesehatan terutama yang bergerak di bidang perhotelan," kata Meliana.

Terpisah, asesor kompetensi dari LS Bina Kompetensi NTB, Ketut Okka Arijasa berharap, karyawan hotel memiliki sertifikat profesi sebagai pengakuan profesional di bidang mereka masing-masing.

"Uji kompetensi ini merupakan salah satu tolak ukur pengakuan kepada mereka secara profesional terutama terkait dengan bidangnya mereka," ujar Ketut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini