Badung Kebut Program Vaksinasi Covid-19 pada Destinasi Wisata

Antara, Jurnalis · Sabtu 20 Maret 2021 01:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 19 406 2380919 badung-kebut-program-vaksinasi-covid-19-pada-destinasi-wisata-SPWY1kXDqb.JPG Para pekerja sektor pariwisata menjalani vaksinasi Covid-19 (Foto: Antara/Naufal Fikri)

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Badung, Bali, berupaya menuntaskan vaksinasi Covid-19 di sejumlah daerah tujuan wisata. Langkah itu dilakukan demi mendukung pembukaan sektor pariwisata.

"Dalam rangka percepatan penanganan Covid-19, pemerintah pusat berstrategi merancang zona hijau Covid-19 salah satunya di Kabupaten Badung terutama di wilayah Kelurahan Jimbaran, Benoa dan Tanjung Benoa," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa, Jumat, 19 Maret 2021.

Baca juga: Pelaku Pariwisata di Batam Jalani Vaksinasi Covid-19

Adi mengatakan, guna mendukung upaya tersebut, pihaknya siap melakukan sinkronisasi dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang akan dilaksanakan di wilayah-wilayah zona hijau mulai dari tanggal 1 April 2021 sampai waktu yang tidak ditentukan.

"Yang jelas kami berharap pelaksanaan vaksinasi di tiga tempat ini bisa segera tuntas sebagai jaminan bagi pemerintah pusat untuk membuka pariwisata. Sehingga harapan kami semakin cepat melakukan vaksinasi dari target sasaran yang ada, maka ada satu jaminan kepastian dalam membuka pariwisata," terangnya.

Dijelaskannya, untuk mendukung kelancaran pelaksanaan vaksinasi di lapangan, para camat beserta dengan perangkat daerah terkait khususnya Dinas Kesehatan Badung diharapkan dapat saling berkoordinasi dalam hal-hal teknis berkaitan dengan tempat, kelengkapan sarana dan prasarana serta partisipasi masyarakat.

"Berkaitan dengan hal-hal yang sifatnya teknis saya harapkan kepada camat serta Organisasi Perangkat Daerah terkait untuk berkoordinasi dan bersinergi sehingga dalam pelaksanaan vaksinasi agar nantinya dapat berjalan dengan lancar dan sukses," sebut Adi.

Dengan lancarnya vaksinasi Covid-19 di wilayah Badung, lanjut dia, akan dapat menumbuhkan kepercayaan dunia internasional terhadap Bali sehingga dengan dibukanya pariwisata tentu akan berdampak pada kedatangan wisatawan mancanegara khususnya ke Badung yang bergantung pada sektor pariwisata.

"Meningkatnya kunjungan wisatawan tentunya akan berpengaruh terhadap pendapatan daerah serta perekonomian masyarakat, sehingga pariwisata bangkit, harapan kami perekonomian akan pulih,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini