Pengembangan Taman Wisata Alam Bukit Kaba Mangkrak Gegara Corona

Antara, Jurnalis · Sabtu 20 Maret 2021 03:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 19 406 2380923 pengembangan-taman-wisata-alam-bukit-kaba-mangkrak-gegara-corona-YyPKxhkTDv.JPG Pengerjaan fondasi jembatan beton di Taman Wisata Alam Bukit Kaba yang mangkrak (Foto: Antara)

PIHAK Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung menyebutkan proyek pengembangan Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba yang dilakukan Kabupaten Rejang Lebong dalam beberapa tahun belakangan ini ternyata tidak rampung.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Bengkulu-Lampung, Said Jauhari mengatakan, pengembangan TWA Bukit Kaba tersebut disusun dalam bentuk Rencana Kerja Tahunan (RKT) pada 2018 namun akhirnya harus terbengkalai alias mangkrak.

Baca juga: Girangnya Singapura Kawasan Wisata Lagoi dan Nongsa Segera Dibuka

"Sudah dievaluasi oleh pihak balai, kenyataan di lapangan RKT yang dibuat antara Pemkab Rejang Lebong dengan BKSDA Bengkulu beberapa tahun lalu tidak terlaksana," kata dia.

Menurutnya, tidak terlaksananya RKT ini diketahui dengan gagal rampungnya pembangunan jembatan beton di lokasi wisata itu, di mana yang terlaksana hanya pembangunan gazebo di bagian gunung api aktif tersebut.

Sejauh ini tidak terealisasinya RKT yang sudah disusun antara kedua belah pihak ini belum diketahui penyebab pastinya. Namun kuat dugaan akibat terbatasnya anggaran di tengah hantaman pandemi Covid-19. Padahal, untuk masalah perizinan dari Dirjen KSDAE sudah rampung.

Untuk itu pihaknya akan segera mengoordinasikan hal ini ke Pemkab Rejang Lebong sehingga bisa mendapatkan kepastian.

"Jika nantinya akan ada rencana pembangunan fasilitas pendukung wisata kita minta dibuat semacam bunker saja, jangan bangunan seperti gedung. Itu bangunan yang baru dibuat oleh pemkab dan bantuan provinsi di atas sudah rusak di bagian atap dan besi-besinya keropos semua," terangnya.

Kerusakan bangunan diatas Bukit Kaba ini tambah dia, akibat pengaruh dari uap belerang dari kawah gunung dan menyebabkan besi-besinya korosi dan berkarat sehingga cepat rusak serta atap yang rusak akibat embusan angin kencang.

Sejauh ini TWA Bukit yang diakses dari pintu utama di Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong telah menjadi salah satu wisata vulkano di Provinsi Bengkulu dan setiap tahunnya dikunjungi ribuan orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini