Mitos Air Terjun Pengantin Selalu Buat Traveler Penasaran

Elvina Maharani Putri, Jurnalis · Minggu 21 Maret 2021 05:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 20 408 2381194 mitos-air-terjun-pengantin-selalu-buat-traveler-penasaran-jevhjF8g5i.jpg Air Terjun Pengantin di Ngawi. (Foto: Instagram wakhdi_da)

NAMA Air Terjun Pengantin diambil karena ada sepasang air terjun yang terpisah. Di Indonesia ada deretan objek wsiata Air Terjun Pengantin yang punya mitos.

Bagi Anda yang tak suka dengan keramaian, Air Terjun Pengantin sangat disarankan untuk berwisata alam. Ditambah lagi dibuat penasaran akan mitosnya tersendiri.

Berikut empat wisata air terjun pengantin di berbagai daerah, seperti diulas Okezone, Minggu (21/3/2021).

Baca Juga: Aurel Hermansyah Datangi Air Terjun Nungnung, Netizen: Ada Gadis Cantik, Suasana Alam Makin Indah

1. Air Terjun Pengantin di Ngawi

 air

Air terjun yang berlokasi di Dusun Besek, Desa Hargomulyo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur tersebut benar-benar masih alami dengan nuansa yang sejuk dan nyaman. Anda pun dapat mandi dan berenang di bawah air terjun serta menikmati suasana hutan di sekitarnya.

Uniknya, air terjun yang memiliki tinggi sekira 12 meter ini berasal dari sumber yang berbeda, yang satu dari sungai lahar Gunung Lawu, sedangkan yang lain dari sumber mata air setempat.

Ada dua jembatan untuk berswafoto tepat di hadapan air terjun, yaitu Jembatan Kapal dan Jembatan Cinta. Selain jembatan, ada pula Gazebo yang siap meneduhkanmu sambil menikmati pesona alam di sana. Dijamin Anda betah berlama-lama di tempat ini

Mitos yang beredar, jika ada sepasang kekasih yang sesudah berwisata ke tempat ini dalam waktu dekat akan segera naik ke pelaminan dan apabila ada suami istri yang menyentuh air di area air terjun tersebut, hubungan mereka akan awet atau langgeng.

2. Air Terjun Pengantin di Gunungkidul

Air Terjun Pengantin di Gunungkidul merupakan daya tarik wisata air terjun yang keberadaannya di pinggir aliran Sungai Oyo. Lokasinya berada di desa Bejiharjo, kecamatan Karangmojo, kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Memiliki bentuk air terjun yang jatuhan airnya melebar dengan ketinggian mencapai 8 meter. Sumber aliran airnya pun berasal dari mata air yang letaknya tidak jauh dari area parkir Goa Pindul, sehingga menjadikan air di tempat ini bening dan bersih.

Air terjun di sini kerap menjadi lokasi atraksi bagi peserta river tubing Kali Oyo yang cukup dalam. Atraksi ini cukup aman namun tetap dalam pengawasan dari pemandu atau petugas setempat.

Rupanya, Panjang sungai yang mencapai 1.500 meter ini juga menjadi daya tarik wisatawan untuk melakukan rafting ketika sudah sampai di Air Terjun Pengantin. Sepanjang aliran sungai tersebut disuguhi sebuah pemandangan menakjubkan, yakni batuan karst khas dari Gunungkidul.

3. Air Terjun Pengantin di Kudus

Air Terjun Pengantin di Kudus adalah salah satu tempat wisata yang berada di Dukuh Bakaran, Desa Piji, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Panorama alamnya yang sangat indah juga memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari.

Lokasinya yang tersembunyi membuat Anda harus melewati jalur jalan tanah liat setapak dan bebatuan kecil-kecil yang menanjak. Meskipun memerlukan perjuangan, kelelahan Anda akan terobati ketika telah sampai di tempat tujuan.

Adanya cerita jaman dahulu yang menarik di balik Air Terjun Pengantin di sini, seorang keturunan Sunan Muria mempergoki ada seorang laki-laki dan perempuan tanpa ikatan pernikahan.

Warga yang mengetahui hal tersebut lantas marah dan meminta untuk keduanya mandi di air terjun pengantin, Apabila setelah mandi wajah mereka gosong dipercaya mereka sudah melakukan perbuatan zina, tapi kalau tidak maka masih perawan.

Terdapat mitos dipercaya warga setempat, kalau ada pasangan pengantin baru datang ke tempat ini, nanti salah satunya bisa tiba-tiba menghilang entah kemana. Tapi jangan khawatir, namanya juga mitos, boleh percaya boleh tidak ya.

4. Air Terjun Pengantin di Karanganyar

 air terjun

(Instagram aku_tj)

Warga sekitar juga memberi nama ini sebagai Air Terjun Pengantin. Nah, air terjunnya ada sepasang tapi terpisah dengan jarak yang cukup jauh. Ada air terjun yang laki-laki dan satunya perempuan.

Untuk kesini butuh waktu sekira 30 menit menyusuri hutan dan sungai. Menuju air terjun yang Laki-laki, trekking nya lebih mudah daripada ke air terjun Perempuan yang butuh waktu 20 menitan berjalan kaki.

Air terjun ini terletak di Dusun Banaran, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Jaraknya sekitar 43 kilometer dari Kota Solo.

Selain air terjun, di sini juga ada gua namanya Goa Selo Umeng. Karena tempatnya tersembunyi di dalam hutan untuk menyusurinya lebih baik diantar warga setempat yang sudah tahu kawasannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini