Viral Penemuan Makam Tua Diklaim Milik Saudara Kandung Habib Husein Luar Batang

Rizka Diputra, Jurnalis · Minggu 21 Maret 2021 16:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 21 406 2381420 viral-penemuan-makam-tua-diklaim-milik-saudara-kandung-habib-husein-luar-batang-1f5AWkF8kS.JPG Sejumlah orang berziarah ke makam yang diklaim milik Habib Hasan Alaydrus di Cikupa, Tangerang (Foto: Facebook)

JAGAT maya beberapa hari terakhir digegerkan oleh penemuan makam tua di tengah hutan belantara, tepatnya Kampung Mindi, Desa Budimulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.

Makam itu diklaim milik seorang ulama besar penyebar Islam dari kalangan waliyullah, bernama Habib Hasan bin Abu Bakar Alaydrus.

Yang lebih mencengangkan, Habib Hasan disebut-sebut merupakan saudara kandung dari Habib Husein bin Abu Bakar Alaydrus, Keramat Luar Batang, seorang waliyullah asal Hadramaut, Yaman Selatan yang makamnya terletak di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.

Berdasarkan informasi dari pemilik akun facebook Muhammad Fahru Rozy, awalnya makam kuno itu ditemukan oleh Abah KH. Entoh, adik Abuya Uci Turtusi, Cilongok, Pasar Kemis.

Penemuan makam konon telah melalui perjalanan spiritual cukup panjang atas perintah dari seorang ulama kharismatik asal Pekalongan untuk mencari makam Habib Hasan Alaydrus yang berada di tengah hutan belantara antara Balaraja dan Cikupa.

Baca juga: Fakta Menarik Masjid Keramat Luar Batang, Wisata Religi di Pesisir Jakarta

Postingan Temuan Makam Habib Hasan Alaydrus

"Alhamdulillah makam sudah ditemukan, namun tanah tersebut punya PT*** kini lagi negosiasi untuk barter lahan antara PT dan H. Mul. Semoga proses berjalan lancar dan makam bisa dibangun. Lokasi makam di Kampung Mindi, Desa Budimuliya, Cikupa, Tangerang, tidak jauh dari makam Syekh Kabirrifa'i," tulis postingan tersebut.

Dalam foto yang beredar di media sosial, sejumlah orang tampak sedang duduk berziarah di depan makam keramat itu. Hingga kini belum diketahui kebenaran informasi tersebut.

Namun, seorang pemerhati sejarah habaib di Nusantara, Ustadz Anto Djibril membantah, jika makam yang dimaksud adalah milik saudara kandung Habib Husein Luar Batang. Pasalnya, berdasarkan penelitian sejarah, Habib Husein datang ke Batavia (sekarang Jakarta) seorang diri, tanpa didampingi para saudaranya.

Baca juga: Ada Masjid Gresik di Thailand, 8 Kali Dibakar Tetap Berdiri Kokoh

"Setahu saya, dulu Habib Utsman, Mufti Betawi saat meneliti tentang Habib Husein, dengan kasyafnya tidak menemukan saudara atau keluarga kandung Habib Husein, namun Habib Utsman tidak langsung mengeluarkan fatwa, beliau gunakan ilmunya agar penelitiannya dapat di terima oleh pemerintah pada waktu itu," kata Ustadz Anto dalam postingan di akun facebooknya.

Makam Habib Hasan Alaydrus

(Foto: Facebook/@Muhammad Fahru Rozy)

Ustadz Anto menjelaskan, kala itu Habib Utsman bin Yahya (Mufti Betawi) berkirim surat ke Mufti Hijaz, As-Sayyid Zaini Dahlan dan berkirim surat pula ke Mufti Hadramaut, Yaman. Dari Mufti Hadramaut lah yang kemudian menghubungi keluarga atau sanak famili Habib Husein.

"Dari sanalah disimpulkan bahwa Habib Husein belum pernah menikah dan seluruh keluarganya tidak menyertainya ke Jawa, dari itulah ditunjuk keturunan saudara Habib Husein, untuk mengurus makamnya di Batavia, atas hal itu Habib Utsman membuat fatwa pengurus maqam/mutawali di serahkan kepada kerabat/saudara Habib Husein," paparnya.

Hal tersebut lanjut Ustadz Anto, dikuatkan oleh dua Mufti, Mufti Hadramaut dan Mufti Hijaz. Adapun tentang saudara Habib Husein yang katanya makamnya baru ditemukan, Ustadz Anto menyarankan pihak yang penasaran untuk meminta keterangan langsung ke Rabitah Alawiyah, selaku lembaga yang berwenang melacak dan mencatat silsilah kalangan Alawiyyin atau keturunan Nabi Muhammad.

"Karena setahu saya tidak ada (saudara Habib Husein bernama Hasan-red), dan saudara Habib Husein setau saya itu Habib Abdulloh, Habib Aidrus dan Habib Ali. Semuanya adalah putra dari Habib Abu Bakar Alaydrus," pungkasnya.

Makam Habib Husein Luar Batang

(Foto: Instagram/@muhammad_rahadiyan)

Baca juga: Intip Keindahan Masjid Keramat Luar Batang, Tempat Anies Salat Subuh Berjamaah

Sekadar informasi, Habib Husein bin Abu Bakar Alaydrus merupakan ulama penyebar Islam asal Hadramaut, Yaman Selatan.

Beliau datang ke Batavia pada tahun 1736 Masehi atau awal abad ke-18. Semasa hidupnya, Habib Husein belum pernah menikah, sampai akhir hayatnya pada Kamis, 17 Ramadan 1169 Hijriah atau bertepatan dengan 27 Juni 1756 Masehi.

Ketika itu, pemerintah Belanda melarang jenazah Habib Husein dikuburkan di tempat tinggalnya dan mengharuskan orang asing dikuburkan di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Namun keajaiban justru terjadi.

Jenazah Habib Husein yang dibawa ke tanah pekuburan Tanah Abang selalu menghilang dari kurung batangnya. Kejadian hilangnya jasad Habib Husein saat hendak dikuburkan itu bahkan terjadi sampai tiga kali.

Setelah dicari-cari jasad Habib Husein ternyata kembali ke tempat semula di Penjaringan, Jakarta Utara.

Alhasil pengusung kurung batang tadi memutuskan untuk menguburkan Habib Husein di tempat tinggalnya yang kini masyhur dengan sebutan 'Kampung Luar Batang'.

Dari kisah itu pulalah nama 'Luar Batang' berasal, karena jasad Habib Husein 'keluar' sampai tiga kali atas izin Allah dan kembali ke tempat tinggalnya semula.

Baca juga: Salat Subuh Berjamaah, Anies Tinjau Wajah Baru Masjid Keramat Luar Batang

Nisan Makam Habib Husein Luar Batang

(Foto: Dok. Pribadi/Ashadi)

Pada makam terdapat prasasti tertulis nama Habib Husein bin Abu Bakar Alaydrus dan waktu wafat beliau. Prasasti itu menurut penulis dari Belanda bernama LWV.Vaan Berg dibuat pada tahun 1919.

Di dekat makam Habib Husein, berdiri Masjid Jami Keramat Luar Batang yang saat ini sedang direvitalisasi. Masjid tersebut tengah dipersiapkan sebagai salah satu destinasi wisata religi dan budaya di pesisir Jakarta.

Masjid bersejarah ini pun turut menjadi perhatian Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Bahkan Anies menyempatkan diri mengikuti salat subuh berjamaah di sana beberapa waktu lalu.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini