Pesawat Turbulensi Parah, Seorang Pramugari Cedera Serius

Fatha Annisa, Jurnalis · Senin 22 Maret 2021 09:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 22 406 2381690 pesawat-turbulensi-parah-seorang-pramugari-cedera-serius-38omfDXgQV.JPG Ilustrasi pesawat turbulensi (Foto: Istock)

Jika awak pesawat atau penumpang tidak mengenakan sabuk pengaman saat penerbangan mengalami turbulensi, risiko cedera bisa sangat tinggi.

Awak kabin juga berisiko lebih tinggi mengalami cedera akibat turbulensi karena mereka biasanya bekerja di sekitar kabin daripada duduk selama mengudara. Semua itu tergantung pada kategori tingkat keparahan turbulensi tersebut.

Baca juga: 150 Pengunjung Pantai Diciduk Aparat Gegara Berkerumun

Dalam menghadapi situasi turbulensi, penumpang selalu diimbau untuk tetap mengenakan sabuk pengaman selama penerbangan, terlepas dari lampu tanda menggunakan sabuk pengaman telat padam.

Tak jarang kru menangguhkan layanan kabin dan mengambil tempat duduk jika terjadi turbulensi parah. Namun, bagi awak kabin, turbulensi tetap menjadi suatu risiko pekerjaan.

Terlepas dari ancaman turbulensi, jet modern sebenarnya sudah dirancang untuk menopang sebagian besar dampak anomali cuaca yang bisa saja terjadi tiba-tiba. Kendati ada kasus beberapa penumpang yang terluka akibat turbulensi mendadak, hal itu tetap jarang terjadi, setidaknya pada jutaan penerbangan per tahunnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini