Viral Sepasang Kekasih Cuma Tahan 15 Menit Ngamar di Hotel Niagara Malang

Elvina Maharani Putri, Jurnalis · Kamis 25 Maret 2021 21:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 25 406 2384116 viral-sepasang-kekasih-cuma-tahan-15-menit-ngamar-di-hotel-niagara-malang-o5yhFDy2fr.jpg Hotel Niagara Malang. (Foto: Instagram)

KONTEN viral di TikTok bertema horor, yakni sepasang kekasih lari terbirit-birit ketakutan meninggalkan Hotel Niagara, yang ingin mereka jadikan sebagai tempat bermalam di kawasan Malang, Jawa Timur.

Dari video unggahannya di TikTok, sang pengguna yang bernama akun @fmpeg membagikan tujuh postingan sekaligus tentang pengalaman mencekam yang ia rasakan di hotel kuno bertarif Rp120.000 per malam pada Selasa (23/3/2021).

Dalam videonya, perempuan itu merekam suasana kamar yang ditempatinya di Hotel Niagara dan mengaku hanya bertahan selama 15 menit saja dalam kamar di hotel tua tersebut.

"Hotel horror di malang, ga tahan lebih dari 15 menit," tulisnya dalam caption.

Ia bersama pacarnya memutuskan menginap di hotel murah itu dalam rangka perjalanannya ke Gunung Bromo pada dini hari, saat itu mereka berfikir hanya ingin memejamkan mata satu atau dua jam untuk beristirahat.

Sekaligus tertarik di hotel tua itu karena ingin merasakan suasana jaman dahulu serta bentuk bangunannya yang vintage atau tua, membuat keduanya kemudian menyewa melalui aplikasi booking hotel.

Baca Juga: 5 Hotel Murah di Mangga Besar Jakarta Pusat, Mulai Rp200 Ribuan Loh!

Setelah check in, resepsionis hotel kemudian menempatkan mereka di lantai tiga hotel dengan posisi kamar paling pojok.

Di sana juga tak ada satupun tamu, pegawai hotel terlihat hanya dua, yakni seorang PKL di resepsionist serta petugas keamanan yang berjaga di luar.

"Kita ditempatkan di lantai tiga, paling atas, paling pojok, karena staf hotelnya bilang semua kamar penuh, padahal saat kami lihat suasana dalam hotelnya sepi, parkirannya juga sepi," katanya seperti dikutip Okezone dari akun TikTok @fmpeg, Kamis (25/3/2021).

 htl

"Di luar hanya ada satu satpam, di dalam hanya ada satu karyawan. Masa hotel sebesar itu, dan katanya penuh, pegawainya cuma dua?" lanjutnya.

Kisah-kisah horor mengerikan mulai terjadi, seperti pintu kamar diketuk, namun tak ada orang di luar. Kebetulan pacarnya yang membuka pintu, sekilas terlihat bayangan hitam setinggi pintu tampak masuk ke dalam kamar.

Lalu muncul keanehan di kamar yaitu semua jendela dan pintu sambungan telah di tutup permanen dengan cara di paku sehingga tidak bisa dibuka, terkecuali pintu masuk. Kondisi ini tentu membuat keduanya merinding.

"Semua jendela kayak dipaku biar enggak bisa dibuka. Di kamar kami juga ada pintu sambungan ke kamar lain, terlihat dipaku, tapi bagian bawahnya kayak bekas berusaha dibuka paksa," imbuhnya.

Tak lebih dari satu jam berada di hotel itu, pasangan tersebut langsung membereskan barang bawaannya dan bergegas pindah hotel.

Keduanya lantas membawa tas bawaan mereka menyusuri beberapa anak tangga. Saat turun tangga menuju ke lobi hotel, @fmpeg masih memperlihatkan sudut-sudut bangunan hotel yang menurutnya aneh.

"Kami ditempatkan di lantai tiga karena katanya lantai satu dan dua penuh, tapi ini sepi aja. Sebagai bangunan kuno, catnya masih terjaga, bahkan ga ada debu sama sekali," ucapnya.

Meskipun sempat meminta pindah kamar ke lantai satu, namun pegawai setempat mengatakan bila kamar hotel saat ini full booked. Kondisi ini cukup kontras dengan lingkungan hotel yang sunyi dan sepi.

"Tapi rasanya kaya ramai, dan banyak yang liatin gue," ujarnya.

Mengenai pemilihan hotel, ia menjawab pertanyan netizen bahwa Hotel Niagara merupakan hotel murah dengan rating serta ulasan bagus di internet. Oleh karena itu ia tak berpikir dua kali saat memesannya.

"Sebenarnya hotelnya bagus, arsitekturnya vintage gitu, kalau pacar saya enggak ngerasa ketakutan mungkin saya nekat aja bermalam di situ. Ini situasinya kami berdua merasa takut, jadi langsung pindah hotel," pungkasnya.

Sebagai informasi, Hotel Niagara atau RedDoorz @ Lawang adalah sebuah hotel bintang 1 bertingkat 5 yang terletak di daerah Lawang, Kabupaten Malang. Hotel ini dibuka tahun 1890an.

Pada saat itu, Lawang dikenal udaranya yang sejuk juga karena pemandangan alam sekitarnya yang begitu indah dan asri. Semula gedung ini difungsikan sebagai villa milik keluarga Liem Sian Joe, di rancang oleh seorang arsitek ternama dari Brasil, Mr. Fritz Joseph Pinedo.

Rancangan arsitek bangunan ini merupakan perpaduan arsitek bergaya Brasil, Belanda, Tiongkok dan Victoria. Gedung yang tingginya mencapai 35 meter dengan 5 lantai ini dibangun selama kurang lebih 15 tahun, dan diselesaikan pada akhir abad ke 19 dan menjadi bangunan tertinggi di Asia pada waktu itu.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini