Meksiko Tutup Situs Wisata karena Banyak Turis Enggan Pakai Masker

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Minggu 28 Maret 2021 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 27 406 2384996 meksiko-tutup-situs-wisata-karena-banyak-turis-enggan-pakai-masker-1xikcwIXY6.jpg San Miguel de Allende, Meksiko (Shutterstock)

OTORITAS di semenanjung Yucatan, Meksiko mengeluh tentang turis tidak mengenakan masker saat negara itu bersiap menghadapi lonjakan pengunjung pada liburan Minggu Paskah.

Pejabat kepala polisi negara bagian pantai Karibia Quintana Roo berpatroli di jalan-jalan resor Tulum, mengingatkan orang-orang untuk mengenakan masker. Tapi, mereka mengeluh karena hanya sedikit warga yang mau pakai masker.

Baca juga: Kereta Gantung di Meksiko Jadi Alat Transportasi bagi Warga Miskin

“Sangat disayangkan melihat betapa tidak disiplinnya hal ini,” kata Lucio Hernández Gutiérrez yang dilansir Okezone dari Associated Press, Sabtu (27/3/2021).

“Sungguh frustasi melihat ratusan orang berjalan-jalan tanpa masker,” mencatat bahwa turis adalah pelanggar terburuk.

“Sangat memalukan bahwa kita harus sampai pada titik ini, meminta orang (untuk memakai topeng), padahal kita harus sadar akan resiko yang kita hadapi,” katanya.

Otoritas federal telah memutuskan untuk menutup situs wisata reruntuhan Chichén Itzá Maya di negara bagian tetangga Yucatan mulai 1-4 April 2021 untuk menghindari kemungkinan penyebaran virus corona.

Kompleks kuil yang luas adalah situs arkeologi kedua yang paling banyak dikunjungi di Meksiko, dan biasanya menarik sekitar 1,8 juta pengunjung per tahun.

Baca juga: Gara-Gara Sushi Gratis, Ribuan Orang Ganti Nama Jadi Salmon

Dan untuk tahun kedua berturut-turut, peragaan ulang penyaliban Kristus yang paling terkenal di Amerika Latin akan diadakan tanpa penonton di Meksiko City. Upacara multi-hari akan disiarkan sebagai gantinya.

Tontonan itu menarik sekitar 2 juta penonton dalam beberapa tahun terakhir, tetapi pihak berwenang mengatakan kerumunan besar seperti itu akan terlalu beresiko selama pandemi.

Kinerja terperinci telah dimainkan di wilayah Iztapalapa sejak 1843, tetapi ditutup untuk umum pada tahun 2020 untuk pertama kalinya dalam 177 tahun karena virus. Ini pertama kali dilakukan pada tahun 1843 setelah wabah kolera mengancam dusun pedesaan tersebut.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini