Tarik Minat Wisawatan, Bobby Nasution Siap Branding Kuliner Medan

Dewi Kania, Jurnalis · Minggu 28 Maret 2021 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 28 406 2385395 tarik-minat-wisawatan-bobby-nasution-siap-branding-kuliner-medan-0QGGCdebRc.jpg Bobby Nasution di kawasan Kesawan. (Foto: Instagram bobbynst)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyebut, magnet Kota Medan adalah pengalaman kuliner. Namun ia ingin melengkapi dengan cerita-cerita sejarah atau story telling yang baik.

Karena itu, bersama Wali Kota Medan Bobby Nasution, Sandi ingin menyulap kawasan Kesawan, Kota Medan, menjadi "The Kitchen of Asia". Ke depannya, pembenahan ini bisa menambah nilai juga daya tarik yang akan memberikan pengalaman lebih berkualitas bagi wisatawan.

Baca Juga: Sandiaga Uno-Bobby Nasution Sulap Medan Jadi The Kitchen of Asia

 sandi

Misalnya, ada satu tempat yang diperkenalkan, yaitu rumah milik saudagar kenamaan Tjong A Fie. Rumah tersebut ditempati oleh seseorang pemimpin dan saudagar kaya keturunan etnis Tionghoa yang 100 tahun lalu meninggal namun memberi kenangan.

"Tempat ini memiliki makna dan sejarah besar karena peran beliau dalam menjaga kerukunan etnis dan umat beragama di Medan,” ujar Sandi.

Sementara itu, Bobby Nasution menjelaskan, Kesawan sendiri merupakan salah satu kawasan kota tua di Medan. Banyak warisan cagar budaya dengan arsitektur indah masih berdiri. Pembenahannya dipadu dengan branding kuliner Medan yang sudah terkenal, bukan hanya kuliner asli Sumatera Utara dan Indonesia, juga Asia.

“Untuk itu di kawasan Kesawan harus betul-betul dikembangkan, bukan diubah. Kita kembalikan ke belakang yang artinya kita kembalikan bangunan-bangunan di sini yang memiliki cerita masing-masing sehingga menambah cita rasa sendiri,” ujarnya.

Bobby juga menyadari jika Medan tidak memiliki kekayaan alam yang cukup untuk dikembangkan sebagai potensi di sektor pariwisata. Namun kuliner dapat menjadi satu kekuatan besar dalam menarik minat wisatawan.

“Kuliner ini menjadi jawaban dari semua permasalahan di Kota Medan. Kita tahu Kota Medan mungkin tidak punya potensi alam yang cukup baik, untuk itu harus kita ciptakan dan kolaborasikan dengan para stakeholder,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini