Melongok Rumah Limas Berusia 100 Tahun di Palembang

Muhammad Riza Vahlevi, Jurnalis · Minggu 28 Maret 2021 19:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 28 408 2385443 melongok-rumah-limas-berusia-100-tahun-di-palembang-5FTaJS84PZ.jpg Rumah limas di Palembang. (Foto: Riza Vahlevi)

JIKA Anda berencana liburan ke Palembang, tidak ada salahnya berkunjung ke Kampung Palembang. Di sini Anda bisa melihat rumah limas, rumah adat Palembang, yang dibangun sejak 1940-an.

Kampung Palembang, lokasinya berada di Jalan kyai Haji Azhari, Lorong Firma, Kelurahan 4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu Satu, Palembang. Pesona wisata komplek rumah limas yang berusia ratusan tahun, seolah membawa Anda berada di terowong waktu ratusan tahun lampau.

Baca Juga: Cantiknya Pramugari Sherin, Siap Ajak Kamu Terbang Kemana Aja

Meski sudah berusia ratusan tahun, rumah limas ini masih terawat sebagai cagar budaya yang terus dilestarikan. Asal mula Kampung Palembang ini pun tidak lepas dari masa kolonial belanda.

 rumah

Terlihat dari arsitektur rumahnya yang unik, Belanda yang melakukan pendekatan dengan masyarakat yang berada pesisir Musi. Salah satu komplek rumah limas ini merupakan peninggalan keturunan Haji Akil, penghuni pertama yang menempati kawasan pesisir Musi Sebarang Ulu Satu Palembang.

"Ini usianya 100 tahun lebih, dibangun 1940-an, punya Haji Akil dan ini rumah pertama kami di sini," kata tokoh masyarakat setempat.

Hingga saat ini, komplek rumah limas ini masih menjadi milik keluarga Haji Akil, rumah limas ini ditempati anak, cucu dan keturunannya yang belum memiliki tempat tinggal.

"Kalau enggak salah 100 tahun lebih usianya dan kalau yang di depan tadi cagar budaya juga di situ tempat singgahnya aja," ungkap Sachie, pengunjung.

 rumah

Ya, tidak hanya pesona rumah limas yang berusia ratusan tahun, di perkomplekan ini juga ada terdapat cagar budaya rumah singgah Presiden Soekarno, presiden pertama Republik Indonesia. Di rumah ini, Presiden Soekarno menuangkan gagasan dan pemikirannya untuk dapat menjadikan Indonesia negara yang merdeka, bebas dari penjajahan kolonial Belanda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini