'Katto Bokko', Wisata Budaya yang Tetap Lestari Warisan Kerajaan Marusu

Antara, Jurnalis · Senin 29 Maret 2021 09:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 29 406 2385654 katto-bokko-wisata-budaya-yang-tetap-lestari-warisan-kerajaan-marusu-MYVzSKcjWJ.JPG Suasana ritual Katto Bokko di Kabupaten Maros, Sulsel (Foto: Antara/Suriani Mappong)

UPACARA adat panen raya 'Katto Bokko' Kekaraengan (Kerajaan) Marusu tercatat sebagai wisata budaya yang masih tetap dipertahankan dan masuk dalam kalender wisata budaya Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan.

Bupati Maros, Chaidir Syam menyampaikan apresiasi terhadap keturunan Kerajaan Marusu yang dipimpin Abd Haris Karaeng Sioja yang masih melestarikan budaya leluhur dengan menjaga kearifan lokal.

Katto Bokko yang merupakan padi jenis 'Banda' adalah hasil tanam di sawah adat milik Kerajaan Marusu, sekali setahun dilakukan upacara adat dengan mengusung dan mengarak dari sawah hingga ke rumah adat Balla Lompoa Karaeng Marusu.

Baca juga: Kalau Punya Tabungan Melimpah, Tertarik Beli Pulau Rusa Seharga Rp1,6 Miliar?

Sementara itu, Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Maros, Andi Yuliana mengatakan, adat budaya ini merupakan potensi wisata yang menjadi kalender wisata yang digelar setiap tahun.

Terkait pengembangan dan pelestarian Kerajaan Marusu berikut budayanya, lanjut dia, juga terdapat empat komunitas masyarakat adat lainnya yang masih terjaga dan sudah terdata. Kendati diakui masih ada beberapa komunitas adat lainnya yang potensial namun belum terdata.

Khusus prosesi adat 'Katto Bokko' yang digelar Kekaraengan Marusu, Karaeng Sioja mengatakan, ini masih terselenggara berkat dukungan keluarga kerajaan, pemerintah dan masyarakat sekitarnya.

"Termasuk generasi muda yang membantu melakukan panen raya dan mengusung serta mengarak hasil panen sawah adat kerajaan," tandasnya.

(put)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini