Berdiri 30 Maret, Intip Megahnya Gereja Sion di Jayakarta

Fatha Annisa, Jurnalis · Rabu 31 Maret 2021 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 30 408 2386766 berdiri-30-maret-intip-megahnya-gereja-sion-di-jayakarta-0dE3q6d4vM.jpg Gereja Sion. (Foto: Instagram aniesbaswedan)

Sementara itu, nama Gereja Sion baru diberikan dan diresmikan pada 1957 pada persidangan Sinode GPIB. Sion itu sendiri merupakan sebuah bukit di daerah Palestina berbahasa Ibrani yang merupakan lambang keselamatan bangsa Israel kuno.

Meski usianya yang sudah memasuki abad ketiga, Gereja Sion masih kokoh berdiri. Gempa yang kerap kali mengguncang Batavia tidak pernah berhasil merobohkan gereja bersejarah ini.

Konon, kekokohannya berasal dari pondasi gereja yang berasal dari susunan 10.000 batang kayu dolken atau balok bundar. Di sela-sela susunan kayu tersebut diisi dengan pasir sebagai peredam guncangan. Temboknya terbuat dari batu bata yang direkatkan dengan campuran pasir dan gula tahan panas.

Gereja Sion berdiri di atas tanah seluas 6.725 meter persegi dan mampu menampung 1.000 jemaat. Interior gereja dipengaruhi oleh gaya Barok, sedangkan keseluruhan bangunan gereja dipengaruhi oleh arsitektur Romawi Kuno.

(dwk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini