Intip Lokasi Prewedding Aurel-Atta di GBK, Stadion Terbesar Ke-7 di Dunia

Fatha Annisa, Jurnalis · Kamis 01 April 2021 16:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 406 2387931 intip-lokasi-prewedding-aurel-atta-di-gbk-stadion-terbesar-ke-7-di-dunia-b3gfY7ZjAa.jpg Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah. (Foto: Instagram Atta Halilintar)

HARI bahagia Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar semakin dekat. Belum lama ini, Aurel sempat membagikan potret prewedding bersama sang calon suami yang dilakukan di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Stadion Gelora Bung Karno merupakan stadion terbesar di Indonesia dan menjadi salah satu landmark kota Jakarta. Stadion Gelora Bung Karno berada dalam kompleks olahraga serbaguna Gelora Bung Karno di kawasan Senayan.

Pembangunannya dimulai pada Februari 1960 dan selesai pada 21 Juli 1962. Untuk pertama kalinya, Gelora Bung Karno digunakan sebagai tempat perhelatan Asian Games keempat.

Berikut fakta-fakta Stadion Utama Gelora Bung Karno yang Okezone kumpulkan dari berbagai sumber:

Stadion Terbesar di Indonesia dan Ke-7 di Dunia

 atta

Kemegahan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tidak hanya diakui oleh tanah air saja. Beberapa waktu lalu, media Inggris The Sun merilis 10 stadion termegah dengan kapasitas terbesar di dunia dan SUGBK menempati peringkat ke-7 dengan kapasitas melebihi 88 ribu orang dan luas mencapai lebih dari 65 ribu meter persegi.

Baca Juga: CVR Sriwijaya Air Ditemukan, Rekaman Suara Capt Afwan Akan Diungkap

Sebenarnya, kapasitas itu sudah dikurangi akibat dari renovasi untuk Piala Asia 2007, loh! SUGBK aslinya mampu menampung 110 ribu orang. Kemegahan stadion ini juga sudah terbukti, terutama pada tahun 2018 lalu ketika Indonesia menjadi tuan rumah pesta olahraga se-Asia., Asian Games, dan membuat banyak negara kagum.

 

Sejarah Pembangunan

Pembangunan Stadion Gelora Bung Karno tidak bisa lepas dari campur tangan presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno. Pembangunan direncanakan sesaat Ir. Soekarno menerima kehormatan ditunjuk sebagai tuan rumah Asian Games keempat. Saat itu, Soekarno segera menentukan lokasi yang tepat untuk membangun Sarana dan Prasarana Olahraga.

Melihat letak geografis dan pengembangan kota Jakarta di kemudian hari, pilihan jatuh di daerah Senayan, yang merupakan batas antara Jakarta Kota dan Satelit Kebayoran Baru. Upacara pembukaan Asian Games keempat dilaksanakan di SUGBK dan dihadiri oleh lebih dari 110.000 orang. Pada pidatonya, Ir. Soekarno mengungkapkan bahwa Stadion Gelora Bung Karno adalah tonggak sejarah bagi Indonesia khususnya di bidang olahraga.

Pembangunan Gelora Bung Karno ketika itu menjadi pembuktian bahwa Indonesia mampu membangun sebuah kompleks olahraga bertaraf internasional meski baru merdeka kurang dari 20 tahun.

Pernah Berganti Nama

Pada rezim Orde Baru pimpinan Presiden Soeharto, tepatnya tahun 1969, ada kebijakan de-Soekarnoisasi yang kemudian membuat nama stadion kebanggaan Indonesia ini berganti. Nama Bung Karno dihilangkan, diganti menjadi Stadion Utama Senayan sebagaimana keputusan Presiden No. 4/1984. Nama Stadion Utama Gelora Bung Karno baru kembali 14 tahun setelahnya, saat era Reformasi hingga saat ini.

Bukan Hanya untuk Acara Olahraga

Besarnya kapasitas orang yang bisa ditampung di Stadion Utama Gelora Bung Karno tidak hanya membuatnya menjadi tempat perhelatan olahraga tingkat internasional saja. SUGB juga sering kali digunakan sebagai tempat konser musik, kegiatan politik, hingga keagamaan.

Musisi dunia yang pernah menggelar konser di SUGBK antara lain Deep Purple (1975), Mick Jagger (1988), Metallica (2013), Linkin Park (2011), One Direction (2015), dan masih banyak lagi. Untuk urusan keagamaan, pada 1970, Paus Paulus VI pernah memimpin misa di SUGBK, tahun 1989 Paus Yohanes Paulus II mengumpulkan lebih dari 100.000 umat katolik untuk mengikuti misa, tahun 1998 Yayasan Hira menggelar shalat Ied yang dihadiri 500 ribu umat muslim, dan sebagainya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini