Pariwisata Jadi Entry Point Pemulihan Ekonomi Dampak Pandemi COVID-19

Adi Haryanto, Jurnalis · Kamis 01 April 2021 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 406 2388038 pariwisata-jadi-entry-point-pemulihan-ekonomi-dampak-pandemi-covid-19-hRwneGNi1v.jpg Wisata Dusun Bambu di Lembang, Bandung Barat (MNC Portal/Adi Haryanto)

PEMERINTAH Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat memfokuskan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) untuk 2022 pada pemulihan ekonomi dampak dari pandemi COVID-19.

Hal tersebut dirumuskan dan menjadi salah satu isu strategis yang disampaikan dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten yang digelar Pemda KBB.

Baca juga:  Libur Panjang, Ini Deretan Tempat Wisata Bisa Dikunjungi di Sekitar Jakarta

Wakil Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan mengatakan, sektor pariwisata menjadi tonggak pemulihan ekonomi dampak dari pandemi COVID-19. Pariwisata dinilai sebagai jalan masuk bagi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Pemda KBB.

"Sektor pariwisata harus jadi entry point PAD di KBB. Saya juga sudah banyak berkomunikasi dengan Pak Kadisparbud Jawa Barat terkait pengembangan wisata di sini," ucapnya, Kamis (1/4/2021).

 

Melalui sektor pariwisata, Hengki berharap, perekonomian di KBB yang ikut terpukul oleh pandemi COVID-19 bisa segera pulih. Dengan demikian, program pembangunan bisa berjalan sesuai dengan apa yang telah direncanakan dalam Musrembang.

"Harapannya sektor pariwisata sebagai penghasil PAD terbesar di KBB bisa kembali bangkit, bisa menopang ekonomi lainnya," tuturnya.

Baca juga:  Dibuka Mulai Hari Ini, Begini Aturan Pendakian Gunung Rinjani dan Tambora

Sekretaris Daerah KBB Asep Sodikin menambahkan, sektor pariwisata tidak hanya dapat meningkatkan PAD, tetapi juga peningkatan ekonomi masyarakat. Pasalnya, sektor pariwisata membawa efek bagi sektor lain di antaranya sektor pertanian.

"Pariwisata memiliki banyak multiplier effect. Seperti di bisnis perhotelan. Itu ada restoran, sayur di Bandung Barat banyak dimanfaatkan. Jadi kalau hotel jalan, banyak dampak lain yang ditimbulkan," kata dia.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini