Gado-Gado Bonbin di Cikini, Rasanya Seenak Apa Sih?

MNC Portal, Jurnalis · Sabtu 03 April 2021 16:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 03 301 2388848 gado-gado-bonbin-di-cikini-rasanya-seenak-apa-sih-5Co4Hv8TOV.JPG Dua Farid bahas kuliner Gado-Gado Bonbin, Cikini (Foto: RCTI Plus)

BAGI Anda yang hobi berburu kuliner di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, tentu banyak sekali kuliner yang melegenda, dan membuat ingin langsung mencicipinya.

Tapi tahukah Anda fakta tentang gado-gado paling enak di Jakarta tempatnya di seberang TIM? Yuk jalan-jalan ke daerah Cikini bersama Dua Farid di Podcast Jajan Sejarah. Di daerah Cikini ada sebuah gado-gado yang super enak dan legendaris sampai sekarang lho.

“Dulu di daerah TIM ada tempat makan yaitu gado-gado Bonbin yang sudah terkenal sejak dulu tapi tidak terlalu besar lah tempatnya dan cuma ada beberapa meja. Mereka tetap mempertahankan restorannya tampak sama sejak dulu," jelas Dua Farid.

"Nah yang gua suka dari gado-gado ini adalah dia itu agak beda sama gado-gado yang biasa kita makan. Kalau yang biasa, bumbunya itu kan diulek dan dicampur sama sayuran gitu kan nah kalo si bonbin ini dia disiram jadi kayak agak kuah gitu kan dan bener-bener seenak itu sih," timpalnya.

Podcast Jajan Sejarah punya segudang referensi kuliner jajan yang murah enak, dan juga legendaris. Tapi selain referensi kuliner jajanan, di podcast ini kamu juga akan mendapatkan banyak informasi seru dari sejarah-sejarah dari tempat keren di Jakarta yang mungkin kamu belum tau, langsung aja deh dengerin Podcast Jajan Sejarah Bareng Dua Farid di Aplikasi RCTI+.

Episode podcast kali ini, Dua Farid juga berbagi informasi seputar sejarah pasar tertua yang ada di Jakarta. Yang pertama adalah pasar Tanah Abang, dulu dikenal dengan nama pasar Sabtu dan sudah berdiri sejak tahun 1735.

Sebelum menjadi pusat perbelanjaan seperti ini, Tanah Abang adalah kawasan yang rimbun dan asri kemudian dibuka untuk berkebun oleh kapitan China yang ditanami tebu.

"Dan enggak heran nama jalan di Tanah Abang berputar pada nama kebun dan juga tumbuh-tumbuhan. Lalu yang kedua adalah pasar Jatinegara, diperkirakan ini adalah cikal bakal dari pasar di depan benteng Belanda Mr. Cornelius sekitar tahun 1770an. Dulu pasar ini dikenal dengan sebutan pasar Kemis karena hanya dibuka pada hari Kamis,” jelas Dua Farid.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini