Mudik Lebaran Dilarang, Sandiaga Uno: Lepas Rindu Melalui Produk Ekraf

Antara, Jurnalis · Sabtu 03 April 2021 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 03 406 2388692 mudik-lebaran-dilarang-sandiaga-uno-lepas-rindu-melalui-produk-ekraf-SK1TjITyus.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Instagram/@sandiuno)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mendorong masyarakat untuk mengirimkan produk ekonomi kreatif (ekraf) sebagai pengganti kehadirin fisik mudik lebaran 2021.

"Dengan peniadaan mudik tahun ini, destinasi-destinasi wisata seperti Kriya Kayu Rik Rok di Desa Wanurejo Borobudur ini justru diharapkan mendapatkan peluang," kata dia dalam kunjungan kerja ke Magelang, Jawa Tengah.

Ia menyampaikan hal tersebut saat mengunjungi Kriya Kayu Rik Rok di Desa Wisata Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Pada kesempatan itu Sandi praktik membuat pensil gaul dari biji nyamplung yang ramah lingkungan.

Baca juga: Sandiaga Uno Janji Prioritaskan Pengembangan Desa Wisata

"Saya sedang mendorong program untuk menggantikan kehadiran fisik di kampung halaman dengan mengirim produk-produk ekonomi kreatif. Jadi sebagai gantinya kehadiran kita bertemu dengan handaitulan mengirimkan tanda mata dari produk-produk ekonomi kreatif," katanya.

Ia menyampaikan kebanggaannya atas inovasi sekaligus aksi pelestarian alam yang dilakukan warga. Menurut Sandi, kewirausahaan sosial yang ditunjukkan warga Desa Wisata Wanurejo selaras dengan visi dan misi Kemenparekraf untuk mengembalikan geliat pariwisata nasional.

Dirinya menilai warga dapat secara mandiri menghasilkan beragam kerajinan dalam upaya pemulihan sektor parekraf lokal.

"Saya bangga, karena saya melihat ada konvergensi dari pelaku usaha ekonomi kreatif dalam menggeliatkan kewirausahaan sekaligus pelestarian lingkungan dengan mengolah limbah," tutur Sandi.

Ia menuturkan produk-produk ini sangat unik dan untuk ekowisata apalagi yang dikembangkan pascapandemi ini sangat cocok.

"Jadi, salah satu yang nanti akan dikembangkan adalah dalam gerakan nasional bangga buatan Indonesia, ada juga gerakan nasional beli kreatif jadi bukan hanya untuk pasar dalam negeri tetapi juga untuk pasar luar negeri. Kami bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan akan membuat modul-modulnya sehingga nanti desa-desa wisata ini juga penghasil devisa yang kita kembangkan ke depan," paparnya.

Sementara, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Pemprov Jateng, Sinung Nugroho Rahmadi menyambut baik apa yang menjadi arahan dan dorongan Menparekraf untuk memperkuat ekonomi kreatif terutama produk-produk yang bersifat cendera mata yang membangkitkan kreatifitas.

"Kami dari Pemprov Jateng ingin mendorong bahwa Kabupaten Magelang, khususnya untuk kawasan Borobudur dan sekitarnya akan menjadi episentrum ekonomi kreatif," kata Nugroho.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini