Pertama Kali Nginap di Nepal Van Java, Sandiaga Uno: Pemandangannya Epik

MNC Portal, Jurnalis · Sabtu 03 April 2021 17:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 03 406 2388863 pertama-kali-nginap-di-nepal-van-java-sandiaga-uno-pemandangannya-epik-3xmLYPrFIG.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Kemenparekraf)

SEMPAT viral di media sosial, Dusun Butuh yang disebut sebagai Nepal Van Java, rupanya menarik perhatian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno.

Dirinya pun menjajal langsung menginap di dusun yang terletak di kaki Gunung Sumbing, tepatnya Desa Kaliangkrik, Magelang, Jawa Tengah pada Jumat, 2 April 2021 lalu.

Keputusannya untuk menginap di Dusun Butuh diungkapkan Sandiaga Uno terbilang mendadak. Dirinya yang semula dijadwalkan menginap di hotel berbintang Kota Magelang harus balik arah menuju dusun yang menjadi salah satu gerbang pendakian Gunung Sumbing.

Keputusan tersebut diakuinya tidak mengecewakan. Pemandangan yang sangat indah dan eksotis diungkapkan Sandiaga Uno menyapanya pagi tadi.

Baca juga: Sambangi 'Nepal van Java', Sandiaga Uno Nikmati Sunrise Ditemani Secangkir Kopi

"Jadi kemarin diarahkan nginep di Kota Magelang, tapi atas seizin bapak-bapak di sini saya menginap. Begitu bangun pagi saya enggak nyesel nginep di sini karena pemandangan, sunrise-nya betul-betul luar biasa," ungkap Sandiaga Uno dalam audiensi bersama warga di Dusun Butuh pada Sabtu (3/4/2021).

"Ini pemandangan yang sangat epik, yang kita kenal sebagai Nepal van Java. Selain pemandangannya epik yang kita rasakan ini adalah suasana yang majestik, suasana yang sangat eksotis," tambahnya serasa menunjuk rimbunnya pepohonan dengan latar Gunung Sindoro-Sumbing.

Pengalaman tidak terlupakan yang dirasakannya diungkapkan Sandiaga Uno merupakan prestasi dari warga setempat. Mereka katanya sukses mengonversi dusun menjadi tempat yang sangat instagramable.

Sandiaga Uno

Benar saja, janji untuk singgah yang disampaikannya ketika menggelar pertemuan virtual bersama pengelola Dusun Butuh pun menjadi nyata.

Sandiaga Uno menyaksikan sendiri keindahan alam Dusun Butuh yang dinilainya merupakan suatu bentuk inovasi, adaptasi dan kolaborasi di tengah pandemi.

"Waktu yang lalu saya melakukan kegiatan webinar bersama Mbak Ika yang mengelola Griyo Butuh dan saya tercengang-terkagum melihat bagaimana pemandangan ini dan saya upload di instagram yang nonton hampir satu juta," ungkap Sandiaga Uno.

Baca juga: Mudik Lebaran Dilarang, Sandiaga Uno: Lepas Rindu Melalui Produk Ekraf

Walau begitu, dirinya mengingatkan kepada seluruh pihak khususnya aparat penegak hukum untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

Apalagi, Dusun Butuh diketahui masih bebas Covid-19. "Jadi mari kita jaga, kita berwisata dengan panduan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin," imbuhnya.

Solusi di tengah keterbatasan

Pandemi Covid-19 diungkapkan Sandiaga Uno membatasi ruang gerak masyarakat, termasuk pelarangan mudik lebaran yang kembali diberlakukan pada tahun ini.

Walau begitu, lewat skema penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro, masyarakat lokal diungkapkannya tetap dapat plesiran. Objek wisata lokal pun tetap dibuka guna mendorong pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

"Sekarang mudik ditiadakan, keputusan pemerintah harus kita dukung, tapi Dusun Butuh ini harus siap, karena pasti akan ada kunjungan yang sangat luar biasa, warga Kota Magelang, mungkin Semarang yang tidak bisa mudik akhirnya (berwisata) cari yang dekat," ungkap Sandiaga Uno.

"Jadi protokol kesehatan harus dijaga, jangan sampai kita lengah, jangan ada klaster wisata," tambahnya.

Langkah tersebut diungkapkan Sandiaga Uno menjadi bukti pentingnya sektor parekraf yang menghadirkan solusi, bukan menjadi pemicu pandemi Covid-19. "Kita gerakan ekonomi," imbuhnya bersemangat.

Baca juga: Pariwisata Bali Mulai Menggeliat, Sandiaga Uno Ingatkan Disiplin Prokes

Kasus Covid di Bali Menurun, Menparekraf Sandiaga Uno Kunjungi Desa Wisata Penglipuran

Namun, inovasi ditegaskan Sandiaga Uno harus terus dilakukan. Dirinya mencatat sejumlah hal yang harus dilakukan untuk menyempurnakan Dusun Butuh untuk naik kelas.

Di antaranya, perbaikan infrastruktur jalan serta penyediaan transportasi dengan konsep kolaborasi bersama warga setempat. Selain itu, peningkatan jaringan telekomunikasi, khususnya sambungan Internet guna mendukung program staycation maupun kebutuhan gaya hidup masyarakat saat ini.

"Selanjutnya adaptasi dari segi digitalisasinya. Pembayaran harus ditingkatkan pakai Qrisk, pemasaran pakai instagram dan Aplikasi Plesiran," tambahnya.

Mengakhiri pertemuannya, dirinya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif merubah wajah Dusun Butuh menjadi destinasi wisata unggulan.

Ia berharap upaya baik yang dilakukan dapat meningkatkan perekonomian sekaligus kesejahteraan warga setempat.

"Terakhir saya ingin mengucapkan terima kasih bahwa di Kabupaten Magelang ini, khususnya di Kecamatan Kaliangkrik dan Kecamatan Tajoran menjadi satu destinasi unggulan," ungkap Sandiaga Uno.

"Dan saya berterima kasih kepada teman-teman dari Perhimpunan Wisata Otomotif Indonesia (PWOI), temen-temen dari Gemawira, dan temen-temen Kru Wisata Nepal Van Java. Terima kasih, sukses untuk kita semua, mari kita bangkitkan pariwisata, tebar semangat," tutupnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini