Bantul Jadikan Bukit Dermo Nawungan sebagai Kawasan Agrowisata

Antara, Jurnalis · Minggu 04 April 2021 08:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 03 406 2388915 bantul-jadikan-bukit-dermo-nawungan-sebagai-kawasan-agrowisata-WTzcQfQV46.JPG Bukit Dermo Nawungan di Bantul, DIY (Foto: Antara/Hery Sidik)

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan mengembangkan Bukit Dermo di wilayah Nawungan, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri sebagai kawasan agrowisata, yakni sebuah kawasan dengan penggabungan empat fungsi yaitu produksi, edukasi, wisata, dan konservasi agro.

"Intinya Bukit Dermo di Nawungan sudah dijadikan program premium oleh pemerintah daerah untuk pengembangan agrowisata," kata Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Bantul Yus Warseno.

Baca juga: Awalnya Naik Eskalator Mal, Pemuda Ini Malah Terjebak di 'Alam Lain'

Menurut dia, pengembangan agrowisata di Bukit Dermo akan berkolaborasi dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) terkait seperti DPPKP, Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kebudayaan, serta Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul.

"Secara terpadu akan mendukung wilayah tersebut sebagai ikon wisata baru di Bantul, bahkan ada bantuan dari Bank Indonesia bekerjasama dengan Pemkab Bantul dalam pengembangan pembibitan hingga pasca-panen bawang merah glowing di Nawungan," terangnya.

Dia menjelaskan, secara umum di Nawungan Selopamioro mempunyai potensi pertanian, khususnya komoditas hortikultura bawang merah semi organik, yang dikelola sedemikian rupa sehingga memiliki daya tarik sebagai objek wisata yang berwawasan lingkungan.

Bahkan, lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan. Agrowisata merupakan penggabungan empat fungsi yaitu produksi, edukasi, wisata, dan konservasi agro.

Fungsi produksi agrowisata sebagai salah satu sentra produksi budi daya bawang merah glowing semi organik seluas 140 hektare, sementara fungsi edukasi sebagai pusat pendidikan lingkungan hidup serta pendidikan pertanian komoditas bawang merah semi organik.

"Sedangkan fungsi wisata agrowisata Nawungan sebagai kawasan tujuan wisata khususnya wisata alam dengan Bukit Dermo sebagai pintu gerbang kawasan wisata dan panorama lahan pertanian bawang merah glowing semi organik," katanya.

Sementara itu Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan, pengembangan dan inovasi sangatlah perlu dilakukan agar tempat wisata yang ada di Bantul terkhusus Bukit Dermo Nawungan mampu menarik lebih banyak lagi wisatawan yang berkunjung.⁣⁣

"Dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar lokasi wisata tersebut, dan tentunya juga kita harapkan pendapatan daerah akan dapat meningkat," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini