GeNose Mulai Diterapkan di Bandara, Sandiaga Uno: Semoga Pariwisata Meningkat

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Senin 05 April 2021 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 05 406 2389395 genose-mulai-diterapkan-di-bandara-sandiaga-uno-semoga-pariwisata-meningkat-redRKgL95x.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Instagram/@sandiuno)

TES GeNose C19 sudah mulai diterapkan untuk moda transportasi udara. Namun sebagai permulaan, tes GeNose ini hanya tersedia di empat bandara terlebih dahulu.

Empat Bandara tersebut yakni Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dan Bandara Husein Sastranegara Bandung yang dikelola PT Angkasa Pura II.

Kemudian tersedia pula di Bandara Internasional Yogyakarta dan Bandara Internasional Juanda Surabaya yang dikelola PT Angkasa Pura I.

Terkait pemberlakuan GeNose di beberapa bandara, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno berharap, penerapan GeNose dapat membangkitkan kembali gairah wisata masyarakat. Apalagi, tarif tes GeNose lebih terjangkau ketimbang swab antigen ataupun swab PCR yakni sekitar Rp40 ribu saja.

Baca juga: Kisah Kelam Sandiaga Uno, Ditolak 25 Perusahaan Sampai Ngutang Buat Beli Susu

"Dengan sudah dimulainya penggunaan GeNose di beberapa bandara diharapkan pariwisata dapat terus mengalami peningkatan, apalagi harganya juga jauh lebih terjangkau dan hasilnya dapat diketahui dengan cepat," kata Sandiaga melalui akun Instagramnya, @sandiuno.

Fakta GeNose

Sandi menyebut, tes GeNose memiliki keunggulan tersendiri, sebab selain harganya terjangkau hasilnya pun dapat diketahui dengan cepat yaitu hanya 10 menit saja.

"Mudah-mudahan langkah ini dapat mengembalikan minat masyarakat untuk berwisata," harapnya.

Sekadar informasi, terdapat tiga tahapan yang harus ditempuh calon penumpang pesawat untuk mendapatkan layanan GeNose C19.

Pertama adalah pre-process, di mana pada tahap ini calon penumpang harus mengunduh dan mendaftar pada aplikasi Airport Health Center, melakukan verifikasi email, dan mengisi profil di aplikasi. Calon penumpang kemudian melakukan pemesanan tes dan membayar.

Kedua adalah tahap on-process pada tahap ini, calon penumpang akan diverifikasi, diberi kantong napas dan diambil sampel napas oleh petugas. Kemudian dilakukan scan QR code data serta kantung napas, dan analisa sampel napas.

Tahap terakhir yakni post-process, di mana hasil tes keluar melalui aplikasi. Ketiga tahapan tersebut dilakukan hanya sekitar 10 menit, terhitung dari pertama kali mengunduh aplikasi Airport Health Center hingga hasil tes keluar.

Sebagai langkah antisipasi apabila penumpang pesawat tidak memiliki smartphone, pihak pengelola bandara akan menyediakan help desk untuk melakukan pelayanan.

Nantinya, hasil dari GeNose C19 ini juga bisa diinput secara digital ke aplikasi eHAC, sebagaimana juga hasil rapid test dan PCR test yang bisa diinput ke aplikasi eHAC.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini